Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Bijak Dalam Menerima Informasi

Sungai Raya – Kepala Dinas Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Kubu Raya, Thomas Corsini Leydianto mengatakan Masyarakat diminta harus cerdas dan bijak memilih informasi yang beredar untuk menghindari berita hoax dan provokatif.

“Kita khawatir masyarakat masih ada yang mudah percaya dengan berita-berita yang beredar di media sosilal yang tidak diketahui kebenarannya oleh karena itu media massa memiliki peran penting untuk mengimbangi berita hoax”, Ungkap KEpala Dinas Komunikasi dan informatika Kabupaten Kubu Raya, Thomas Corsini Leydianto (Senin,1/22)

Terlebih lagi kecanggihan teknologi semakin mudah diakses oleh masyarakat di perkotaan sampai di perdesaan dan Diskominfo Kubu Raya tidak bias semena-mena menutup atau pun memblokir akun-akun di media social yang dinilai provokatif atau sering menyebarkan hal-hal tak pantas.

“Untuk menutup akun-akun seperti provokatif yang berwewenang hanya ditingkat yang lebih tinggi seperti Kementrian Komunikasi dan Informatika”, Ungkapnya
(MC.Kubu Raya/Yi)

Situasi Banjir di Sungai Ambawang

 Sungai Raya – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kubu Raya Mokhtar mengatakan enam desa di Kecamatan Sungai Ambawang terendam banjir akibat curah hujan yang tinggi beberapa waktu lalu sehingga air dari perhuluan dan air dari laut pasang.

“Karena volume air terus bertambah sehingga membuat enam desa terendam yaitu Desa Pasak, Desa Pasak Pinang, Desa Mayala Lingga, Desa Teluk Bakung dan Desa Pancaroba dan beberapa titik jalan Trans Kalimantan tergenang oleh air”, Ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kubu Raya, Moktar (Kamis, 18/1)

Sejauh ini BPBD Kubu Raya belum berbuat banyak dalam memberikan bantuan makanan siap saji bagi korban banjir karena persediaan makanan siap saji di gudang BPBD sedang kosong, Namun Mokhtar mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kubu Raya untuk berupaya menyediakan beras seperti yang diharapkan korban banjir dio enam wilayah Kecamantan Sungai Ambawang.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Nursyam Ibrahim mengatakan pihaknya sudah mendapatkan persetujuan rekomendasi Bupati Kubu Raya, Rusman Ali untuk mengajukan pengadaan beras sebanyak 20 ton bagi korban bencana banjir yang tersebar di dua Kecamatan Kubu Raya.

Sesuai dengan pendataan di lapangan dari dua Kecamatan yakni Kecamatan Sungai Ambawang dan Kecamatan Sungai Raya hingga kini terdapat sekitar 2900 kepala keluarga yang menjadi korban banjir.


“Beberapa lokasi desa yang terkena banjir lumayan jauh semenatara tenaga kami terbatas makanya saya harap ada kerjasama yang baik dalam penyaluran bantuan beras bagi korban banjir”, ungkapnya

Peningkatan Pangan

Sungai Raya – Wakil Ketua DPRD Kubu Raya Usman untuk meningkatkan hasil produksi petani adanya bimbingan dari pada Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) agar hasil panen padi bias lebih baik kedepannya.

“Kubu Raya menjadi daerah agraris yang sebagian besarnya penduduknya bermatapencaharian sebagai petani, agar hasil preoduksinya membaik kami dari pihak legislative berharap agar Dinas Pertanian Kubu Raya bias mendorong peningkatan peran PPL dalam memberikan pendampingan di lapangan”, Ungkap Wakil Ketua DPRD, Usman (Kamis, 18/1).

Politisi Partai Demokrat ini juga menyinggung pentingnya peningkatan pengawasan bagi setiap PPL yang sudah bertugas di Kubu Raya saat ini diberikan penignkatan kesejahteraan dari pemerintah daerah setempat dengan adanya tambahan uang.

Sekretaris Dinas Kubu Raya Hasrul mengatakan seharusnya kinerja PPL di Kubu Raya kini biasa lebih baik karena saat ini pemerintah daerah telah berupaya meningkatkan kesejaheraan dengan menyediakan perjalanan dari desa ke Kabupten, Saya berharap penyuluhan bekerja berdasarkan daerah binaan yang telah ditempatkan lakukan pelatihan dan kunjungan supervisi.

“Kalau mau lihat secara detil interaksi kerja penyuluh pertanian bias dilihat dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) yang ada di setiap kecamatan karena absennya PPL ada di BPP”, Ungkapnya

Bibit Tanaman Mati

Sungai Raya – Hujan dengan intensitas tinggi yang turun berturut-turut selama tiga hari terakir mengakibatkan di beberapa wilayah Kubu Raya tergenang air setinggi kurang lebih 30cm yang mengakibatkan kerugian diantaranya petani sayuran, (Minggu, 14/1)

Sementara penebaran bibit sersebut baru beberapa hari dilakukan si petani diareal perkebunan mereka, adapun bibit yang jumlahnya ratusan bahkan ribuan seperti tanaman sayuran seperti sawi, gambas, cabai dan kangkung mati karena tegenang air”, Ungkap Petani di Desa Limbun, Kecamatan Sungai Raya.

Bukan hanya pertanian tetapi juga pemukiman warga, Sani mengatakan sejumlah rumah penduduk di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya terendam banjir dikarenakan parit didekat pemukiman tidak bisa menampung air hujan dan akhirnya meluap ke pemukiman warga.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kubu Raya, Mohctar menghimbau kepada warga agar tetap waspada dan berhati-hati terutama apa bila terjadi angin kencang atau angin putting beliung, karena berdasarkan keterangan BMKG Supadio diperkirakan hujan akan terus mengguyur wilayah Kabupaten Kubu Raya dan sekitarnya hingga awal Februari 2018.

“Untuk warga yang berprofesi sebagai nelayan agar terlebih dahulu melihat kondisi cuaca sebelum turun melaut karena angin kencang bias datang kapan sewaktu-waktu makanya harus diperhatikan”, Ungkapnya.

(MC. Kubu Raya/Yi)

Meningkatkan Keprofesionalan Guru

Sungai Raya – Wakin Bupati Kubu , Hermanus Raya Menghimbau setiap guru di Kubu Raya mengajar dengan profesional, Bijaksana, Cerdik dan Berilmu karena tugas guru bukan saja mereka yang di lembaga formal tetapi juga di lembaga non formal seperti lembaga kursus dan pusat kegiatan belajar.

“Karena guru adalah panutan atau tauladan bagi setiap anak-anak didalam pendidikannya dan guru juga membuka cakrawala anak didiknya dengan ilmu pengetahuan dan moral dan akhlak yang baik”, Ungkap Wakil Bupati Kubu Raya diKantornya (Senin, 9/1)

Hermanus mengajak bersama-sama untuk mensuskseskan kurikulum muatan lokal keagamaan disetiap sekolah, Dengan adanya mata pelajaran muatan lokal keagamaan merupakan sebuah program untuk mendekatkan setiap guru dan anak didiknya kepada Tuhannya.

 “Walaupun masih ada yang belum sempurna dalam mendidik jika memang niatnya mendidik dan mencetak generasi berprestasi dan berakhlak mulia tentu akan ada guru yang berlomba untuk nekerja dan memberikan yang terbaik kepada muridnya”,ungkapnya


(MC. Kubu Raya/Yi)

Upacara Hari Amal Bhakti Di Halaman Kantor Kemeneg Kabupaten Kubu Raya Dengan Tema Tebarkan Kedamaian

Sungai Raya – Memperingati Hari Amal Bhakti Kementrian Agama Republik Indonesia ke 72 menggelar upacara di halaman Kantor Kemenag Kubu Raya, Jalan Paku Alam, Kabupaten Kubu Raya,Rabu (3/1)

“Kedamaian itu adalah modal awal untuk membangun keharmonisan dan menciptakan kedamaian dalam diri kita masing-masing”, Ungkap Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kubu Raya, Andi Jafar Harun, usai upacara peringati Hari Amal Bhakti Kementrian Agama Republik Indonesia ke72.

Selain itu dia juga mengatakan pihaknya tidak pernah sekalipun alpa melakukan kunjungan keberbagai Kecamatan yang ada di Kabupaten Kubu Raya saat hari besar Islam guna mensosialisas kerukunan kepada masyarakat.

Ditempat yang sama Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus mengatakan meminta seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga toleransi antar umat beragama agar Kementrian Agama kedepannya dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam rangka memberikan pelayanan dalam menjaga kerukunan umat bersama.

“Sebaliknya kita mencegah intoleransi, radikalisme, dan terorisme, ini juga menjadi tugas kita bersama untuk menyelamatkan bangsa dannegara”, Ungkapnya.

Peringatan Hari Amal Bhakti Kementrian Agama Republik Indonesia ke72 yang bertemakan ”Tebarkan Kedamaian” menurutnya sangat menarik dijadikan sebagai pedoman untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat.

“Kemajemukan yang ada harus kita jaga agar menjadi sebuah modal bagi kita untuk membangun Negara, karena ini salah satu anugrah dari tuhan, Ungkapnya.

(MC.Kubu Raya/Yi)

Cuaca Ektrime diperkirakan Akan Melanda Kubu Raya dan Sekitarnya

Sungai Raya- Wilayah Kabupaten Kubu Raya dan sekitarnya diperkirakan akan diguyur hujan dengan intensi ringan ,sedang hingga lebat yang akan terjadi pada siang hari hingga malam hari.

“Karena wilayah Kubu Raya letaknya di pinggir laut sangat pengaruh dengan aktivitas darat dan laut”, Ungkap Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Bandara Internasional Supadio, Tikno, Selasa (2/1/2018).

Cuaca ekstrim itu dikhawatirkan akan menghambat poroses take off dan landing pesawat terbang Bandara internasional karena untuk posisi Kalbar ini biasanya hujan akan dibarengi dengan angin kencang yang berdurasi singkat.

“Tidak menutup kemungkinan hujan yang melanda juga diperkirakan terjadi pada dini hari hingga pagi tetapi itu kemungkinannya kecil sekali”, Ungkapnya.

Manager Divisi Operasional dan Keamanan Angkasa Pura II Bandara Supadio Pontianak, Zulbrito Radikar mengatakan cuaca ekstrim yang disebabkan hujan lebat dan angin kencang tentu akan mempengaruhi  proses take off dan landing pesawat terbang.

“Dikhawatirkan terganggunya proses take off dan landing yang berimbas kepada delay, tetapi kalau Durasi ektrime singakat tentu tidakakan terlalu berpengaruh ”,Ungkapnya.
(MC.Kubu Raya/Yi)