Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Pelatihan Pemberian Asi Eksklusif

Sungai Raya – Pelatihan pemahaman masyarakat terhadap pemberian (Air Susu Ibu) ASI eksklusif digelar di Hotel Dangau Kabupaten Kubu Raya. Program pemerintah Kubu Raya dan fasilitator kecamatan kesehatan ini memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam pemberian asi kepada bayi di usia 100 Hari Pertama Kehidupan (HKP).

Dalam Sambutannya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya, Berli Hamdani sebagai narasumber mengatakan pemberian asi merupakan langkah paling baik yang dilakukan ibu terhadap bayinya sebagai program generasi sehat dan cerdas, ungkapnya.

“Untuk mendapatkan bayi cerdas harus diawali dengan kondisi tubuh yang sehat, salah satu caranya memberika asi eksklusif kepada bayi, Ungkapnya di Hotel Dangau Jalan Arteri Supadio, Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, (Sabtu, 27/8).

Peserta yang mengikuti merupakan para ibu yang membawa anaknya ke pelatihan, Di antara peserta yang membawa anak terlihat akrab dan dekat kepada ibunya, Dalam sesi acara penyampaian materi seluruh kader duduk berhadapan. 

(MC.Kubu Raya/Yi/Hlm).

340 Pns Kubu Raya Terima SK Pengangkatan

Sungai Raya - Sebanyak 340 PNS di lingkungan Pemkab Kubu Raya untuk angkatan tahun 2014 menerima SK pengangkatan dari Bupati Kubu Raya, Rusman Ali.

"Ada 340 orang yang menerima SK pengangkatan PNS. Jumlah tersebut berkurang karena ada yang telah meninggal dunia," kata Plt Sekda Kubu Raya, Odang Prasetyo di Sungai Raya, Kamis.

Dia menjelaskan, seharusnya ada sebanyak 343 menerima SK pengangkatan, namun dua orang belum memenuhi syarat karena sudah meninggal dunia.

Odang menjelaskan, terdapat 340 orang menerima SK pengangkatan sebagai PNS. Yaitu PNS dari formasi honorer kategori I dan II tahun 2014. Meliputi, 248 formasi guru, 9 formasi tenaga kesehatan dan 83 teknis administrasi lainnya.

Terkait SK pengangkatan itu, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya meminta agar seluruh PNS yang diangkat bisa bekerja sepenuh hati. Hal itu ditegaskan oleh Bupati Kubu Raya Rusman Ali, saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan PNS dan pengambilan sumpah PNS di Aula Kantor Bupati Kubu Raya.

Sementara itu, Bupati Kubu Raya, Rusman Ali mengatakan, sebagai PNS, mereka diharapkan tidak hanya bekerja karena ukuran gaji yang diterimanya. Tetapi, bekerjalah dengan sepenuh hati, hati-hati dan jangann sesuka hati.

"PNS memiliki tanggungjawab besar dalam mengemban amanah. Dalam bekerja harus diniati ibadah. Kita manfaatkan kekuasaan yang kita miliki ini untuk kesejahteraan masyarakat," tegasnya, dihadapan para PNS baru.

Rusman Ali meminta PNS agar tetap disiplin bekerja dan menjaga nama baik institusinya. Sebab itu adalah tugasnya sebagai abdi negara.

Dirinya juga meminta dengan ditetapkannya menjadi PNS hendaknya dapat meningkatkan kinerjanya. Meningkatkan inovasi, kreatifitas dan kerja nyata dimasyarakat.

"Kita tunggu peningkatan kualitas kerja mereka, dan saya minta masyarakat bisa mengawasi langsung kerja mereka," tuturnya.

Gie.
Sumber

Koperasi Berpotensi Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi

Sungai Raya  - Dinas Koperasi dan UMKM Kubu Raya berupaya mendorong pembangunan koperasi dan UMKM guna mewujudkan koperasi yang berdikari.

Sebanyak 200 peserta Koperasi dan UMKM diundang dalam rangka rapat koordinasi bersama dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-69 Koperasi Indonesia, di Hotel Randayan, Kubu Raya, Selasa (23/8/2016).

Koordinasi pembangunan koperasi dan UMKM se-Kabupaten Kubu Raya mengambil tema "Dengan semangat hari ulang tahun koperasi Indonesia ke - 69 tahun 2016 kita tingkatkan koordinasi pembangunan koperasi dan UMKM menuju reformasi koperasi untuk mewujudkan ekonomi berdikari".

Di antara pembahasannya terkait unsur-unsur yang perlu diperbaiki dari pencatatan, manajemen koperasi dan perizinan. Terutama untuk masalah perizinan, direncanakan akses dari UMKM bisa diakses di kantor camat.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Propinsi Kalbar, Marsianus SY dalam arahannya optimis pertumbuhan ekonomi masih sangat berpotensi untuk ditingkatkan melalui peningkatkan koperasi dan UMKM yang dilakukan dari tingkat bawah, serta dengan mempermudah izin usaha yang bisa diakses di kecamatan tempat tinggal mereka.

"Saya yakin sekali pertumbuhan ekonomi dari koperasi dan UMKM masih sangat terbuka sekali. Makanya hal ini perlu didorong dari tingkat bawah dan mempermudah izinnya. Karena kalau dari daerah yang jauh datang jauh-jauh hanya untuk mengurus izin cukup menghambat," katanya.

Ia menuturkan koperasi sangat cocok untuk Indonesia karena menganut sistem kekeluargaan dan menjanjikan kesejahteraan bersama. Makanya berkoperasi bisa menjadi acuan dalam melaksanakan usaha mulai dari usaha kecil dan menengah.

"Koperasi sebagai bentuk usaha berazas kekeluargaan. Jadi sama-sama menjadi sejahtera dan sama menjadi kaya. Namun perlu diketahui juga untuk bisa berkembang jangan sampai salah mencatatkan dan manajemennya diatur dengan baik," ungkapnya.

Rakor dalam upaya peningkatan menghadirkan sejumlah narasumber dalam sesi tanya jawab. PLT Sekda Kubu Raya, Odang Prasetyo mewakili Bupati Kubu Raya Rusman Ali, Wakil Ketua DPRD Kubu Raya, Suprapto, serta narsumber lainnya.

Gie.
Sumber

Dinas Kesehatan Pun Batal Bangun IPAL Puskemas

Sungai Raya  - Pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan pemotongan belanja negara dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan 2016.

Dampaknya, sejumlah anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) di kabupaten/kota juga dipotong, termasuk di Kabupaten Kubu Raya dan Sanggau. Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya, Berli Hamdani, mengatakan dampak dari pemangkasan Dana DAK berpengaruh terhadap pelaksanaan program.

Di antaranya ada tiga kegiatan fisik yang harus dikurangi. "Rasionalisasi dan efesien anggaran DAK Diskes Kubu Raya sebanyak 10 persen," ujar Berli Hamdani, Rabu (24/8/2016).

Berli menuturkan di antara kegiatan yang terpaksa batal adalah pembangunan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Puskemas.

Rehab Polindes dan Posko Pelayanan Kesehatan di Desa Simpang Kiri, Kecamatan Sungai Ambawang. Rehab bangunan tidak bisa dilakukan lantaran anggarannya kurang. "Pengurangan memang tidak mengganggu karena sudah kita antisipasi setiap tahun. Biasanya anggaran selalu ada rasionalisasi dan efisiensi," ungkapnya.

Ia mengatakan, karena rasionalisasi tersebut maka terpaksa pembangunan fisik dan rehab ditunda tahun depan. Meski demikian pelayanan kepada masyarakat tak boleh berkurang.

Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3KB) Kubu Raya, Titus Nursiwan, mengatakan pemotongan anggaran juga berpengaruh terhadap kegiatan program di instansinya. "Kami juga menyesuaikan, kami melakukan pengurangan tapi hanya dari kuantitas dan volume saja. Tidak ada program utuh yang dititadakan," ungkapnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya, Frans Randus, mengatakan pemangkasan APBN cukup berpengaruh terhadap pembangunan bangunan fisik pendidikan. Banyak sekali gedung sekolah yang perlu dibangun. "Dengan pengurangan ini maka makin banyak sekolah bangunan rusak yang bakal tak tertangani. Padahal jumlahnya cukup banyak," ujar Frans.

Ia mengatakan, DAK selama ini hanya untuk pembangunan fisik. Pembangunan menggunakan DAK bisanya jalan sekolah, ruang kelas, atau rumah dinas guru.

"Perbaikan sekolah di kita sangat banyak bahkan tanpa pemangkasan saja masih banyak yang tertunda apalagi dengan adanya pemangkasan tentu banyak lagi yang tak kebagian perbaikan," katanya.

Gie.        

Sumber

Pemkab Kubu Raya Kehilangan DAK Rp 17,3 Miliar

Sungai Raya - Pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan pemotongan belanja negara dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan 2016.

Dampaknya, sejumlah anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) di kabupaten/kota juga dipotong, termasuk di Kabupaten Kubu Raya dan Sanggau. Bupati Kubu Raya, Rusman Ali, mengatakan penyesuaikan dari kebijakan tersebut KKR kehilangan DAK sekitar 10 persen.

Jika DAK 2016 sebesar Rp 173 miliar, maka kehilangan DAK kurang lebih sebesar Rp 17,3 miliar. "Pengurangan itu pasti ada menganggu pembangunan infrastruktur maupun yang lainnya. Tapi alhamdulillah ini tidak menganggu proses lelang yang sudah berlangsung. Semuanya tetap berjalan sebagaimana mestinya. Hanya kita kurangi yang belum dilaksanakan lelang. atau belum ditender," kata Rusman Ali.

Ia menuturkan SKPD yang memiliki dana DAK diminta mengurangi sendiri program yang memang tidak priroritas. Plt Sekda Kubu Raya, Odang Prasetyo, mengatakan pemotongan anggaran APBN pasti berimbas bagi APBD kabupaten.

"Kami sebanyak 38 instansi masih terus melakukan pembahasan. Selanjutnya akan mengajukan ke Badan Anggaran (Banggar) di legislatif untuk dibahas kembali. Selanjutnya ditetapkan dalam APBD perubahan," kata Odang.

Dikatakan, pihaknya melakukan rasionalisasi mandiri terhadap anggara SKPD. "Kami akan lakukan pengurangan terlebih dahulu dengan kondisi APBD kita, setelah itu baru kita bahas dengan Banggar," katanya.
Gie.

Kabupaten Kubu Raya Mendapatkan Penghargaan Pencegahan Karhutla

Sungai Raya - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menerima penghargaan atas prestasi kinerja terbaik tingkat nasional dalam penyelenggaraan Pencengahan Dan Penanggulangan Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) oleh pemerintah pusat melalui kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Masyarakat Kabuapten Kubu Raya dan semua pihak yang juga ambil bagian dan berperan aktif dalam pencegahan karhutla di Kubu Raya, ini adalah capaian bersama antara Pemerintah Kubu Raya dan Masyarakat,” Ungkap Bupati Kubu Raya, Rusman Ali di Sungai Raya (Senin, 15/8).

Penghargaan ini merupakan juga merupakan motivasi dan atensi terhadap Kubu Raya agar bisa membuat rencana dan aksi untuk penanganan pencegahan karhutla di Kubu Raya sehingga biasa dicegah dan tak terjadi lagi.

Bupati Kubu Raya Rusman Ali mengatakan, setiap bulan satgas Kabupaten melakukan evaluasi terhadap rencana pencegahan karhutla dan hasil audit evaluasi tersebut langsung dilaporkan kepada provinsi juga pusat.

Lanjut Rusman Ali mengatakan, tidak menyangka mendapatkan penghargaan. Menurutnya upaya pencegahan karhutla terus dilakukan dengan membentuk kampung tanggap darurat bencana tak hanya kebakaran namun bencana lain.

“Saya berharap Satgas Karhutla terus bekerja secara optimal dan mengajak masyarakat bersama-sama untuk melakukan pencegahan Karhutla ini,” ungkapnya.

Bupati Kubu Raya Menyampaikan Terima Kasih Kepada 127 PNS Yang Akan Pensiun

Sungai Raya – Bupati Kubu Raya menyampaikan terma kasih kepada 127 Pegawai Negeri Sipil yang akan memasuki purna tugas atas dedikasi dan kontribusinya selama ini dan yang paling penting dalam menyikapi masa purna tugas bagaimana cara pandang agar tetap produktif dan masih banyak peluang usaha yang dapat dikembangkan.

“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan masyarakat Kubu Raya menyampaikan trima kasih dan apresiasi atas dedikasi, pelayanan, pengabdian dan inovasi yang dilakukan pegawai yang memasuki masa purna”, Ungkap Bupati Kubu Raya, Rusman Ali di Sungai Raya (selasa,2/8).

Di tempat yang sama Kepala Kepegawaian Daerah Kabupaten Kubu Raya, Kusyadi memberikan pembekalan kepada 127 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang akan memasuki masa Pensiun agar tetap produktif dalam menjalani masa tua, Pihaknya juga akan memberikan informasi teknis prosedur pengurusan hak peserta TASPEN kepada PNS calon purna tugas.

“Kepada 127 PNS yang akan memasuki pasa purna tugas akan kita berikan pembekalan dimana tujuannya untuk memberikan motivasi agar lebih bersemangat dalam menjalani masa pensiun”, Ungkap Kepala Kepegawaian Daerah Kabupaten Kubu Raya, Kusyadi di Sungai Raya”,