Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Pemkab KKR Akan menggunakan Regulasi Perindistribusian BBM Merata

Sungai Raya – Kasi Perizinan dan Pendapatan Usaha Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kubu Raya, Asep Kurniawan mengatakan antrean di SPBU memang tidak ada batasnya sehingga pembeli menggunakan jerigen leluasa untuk antre membeli minyak.

 “Terkait dari BBM memang harus ada regulasi yang jelas supaya mereka tidak mengantre yang dapat merugikan pengantre lainnya karena kita lihat sekarang pengatre menggunakan jerigen jelas ini tidak tertib”,ungkapnya, (Minggu, 8/10).

Regulasi ini dibuat agar nantinya seluruh antrean masyarakat baik pengguna maupun pengecer tetap berjalan sebagaimana mestinya, dalam waktu dekat regulasi ini akan segera di keluarkan namun tentunya harus ada kajianguna menerapkan regulasi di masyarakat.

Anggota DPRD Kubu Raya KH. Hanafi Khalil mengatakan BBM adalah kebutuhan pokok bagi masyarakat dari segala level terutama bagian menengah kebawah, apalagi dengan kondisi ini dimana saat pemerintah harus menyediakan BBM dari beragai jenis.

“Yang jelas kami dewan akan selalu siap mendukung regulasinya yang berkaitan dengan pemerataan penggunaan BBM”, Ungkapnya.

Apalagi saat ini Pemerintah terus menyediakan BBM dengan berbagai jenis dan masyarakat punbisa leluasa untuk mengguanak sejumlah BBM sebagai alternative.


MC.Kubu Raya/Yi

Pemkap Kubu Raya dan Ketua KONI Kalbar Mempertahankan dan Meningkatkan Prestasi Atlet

Sungai Raya – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Barat, Fahrudin D Siregar selama tiga tahun terakhir prestasi atlet Kabupaten Kubu Raya cukup baik dan dengan membawa nama kalbar dan diharapkan agar ini dipertahankan dan ditingkatkan.

“Banyak prestasi yang sudah diraih oleh Kubu Raya bersama KONI dan diharapkan pertahankan dan ditingkatkan, tanapa ada dukungan dan perhatian dari pemerintah dengan KONI selaku mitra tak bakal bias maju”, Ungkap Ketua KONI Kalimantan Barat Fahrudin D Siregar, Minggu, (17/9).

Bupati Kubu Raya Rusman Ali mengatakan KONI Kubu Raya dapat bekerjasama dengan pemerintah dalam membangun olahraga, dan diharapkan pimpinan baru KONI bisa mengedepankan koordinasi dalam merengkuh setiap atlet agar dapat memaksimalkan kemampuan untuk nama daerah.

“Dalam tiga tahun terakhir Kubu Raya telah mencatat nama atlet-atlet professional baik ditingkat Kalimantan Barat hingga Nasional, kita harapkan dengan bekerjasama yang sudah baik ini dapat ditingkatkan untuk melakukan pembinaan dan pendampingan altet Kubu Raya kedepan”, Ungkap Bupati Kubu Raya, Rusman Ali


MC.Kubu Raya/Yi

BP3AKB Kabupaten Kubu Raya menghimbau untuk waspada dengan jenis Flakka yang beredar di Indonesia

Sungai Raya – Bidang KBKS Sub Bidang Anak BP3AKB Kubu Raya, Sumintar menjelaskan keberadaan obat-obatan jenis Flakka yang mengancam terhadap anak sudah lama terjadi namun baru-baru ini ke khawatiran memuncak setelah adanya berita obat berbentuk pil yang sangat berbahaya jika diminum.

“Kita memberikan perhatian khusus melalui program generasi anak, bersama BNNK Kubu Raya merangkul anak-anak supaya terhindar dari obat-obatan ini, karena Kubu Raya juga berpotensi menjadi sasaran oknum untuk menyebarkan obat tersebut”, Ungkap Sumintar, (Kamis, 14/9).

Dengan bentuk menarik tentunya bagi yang tidak tahu akan mudah tertipu untuk meminumnya keberadaan obat ini sudah mengancam dan patut diwaspadai oleh semua pihak karena obat ini memberikan dampak halusinasi cukup besar.

“Selain memang penyadaran terhadap anak dan remaja dengan memberikan pemahaman serta merangkul mereka keterlibatan orang tua dalam memberikan edukasi berperan besar, karena anak sebagai generasi penerus jangan sampai berpengaruh”, Ungkapnya,

Pemkab Kubu Raya Rapat RPJMD Mengenai Perubahan Dari Pusat

Sungai Raya – Pemkab Kubu Raya dan instansi vertical Muswarah Rencana Pembangunan (Musrembang) RPJMD perubahan terkait kebijakan perubahan dari pemerintah pusat terkait pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD 2014-2019 yang mengharuskan Pemerintah Kubu Raya Turut melakukan penyesuaian.

“Kami sebelumnya sudah membuat RPJMD, tetapi karena adanya perubahan RPJMD dari pusat maka kita sesuaikan” Ungkap Bupati Kubu Raya saat meresmikan Musrembang RPJMD Perubahan Selasa, (22/8).

RPJMD ini sesuai dengan turunnya Undang-undang nomor 23 PP dengan pengganti UU nomor 32 tahun 2014, dalam pembahasan perubahan akan dilengkapi sesuai dengan perubahan dari pusat terkait adanya perubahan 2014-2019 ini anggaran nanti akan disesuaikan dengan perubahan yang sedang dibahas bersama.

“Semua SKPD dundang dan semua instansi vertical dalam musrembang ini, kita ada asumsi terkait anggaran sehingga ditetapkan dalam anggaran perubahan nol tak ada selisih”, ungkap Bupati Kubu Raya.

Kepala Bappeda Kubu Raya, Yusran Annizam mengatakan RPJMD ini memfokuskan beberapa item yang dilakukan perubahan yaitu perubahan prioritas dan penambahan prioritas untuk sebelumnya hanya dua prioritas yang secara ekplisit dilaksanakan.

“Dalam RPJMD perubahan akan dirumuskan urusan yang berhubungan melalui Kabupaten, Provinsi dan pusat dan semua berdasarkan kepada kewenangan di Pemerintah Kabupaten Kubu Raya”, Ungkapnya.

MC.Kubu Raya/Yi.

Inspektorat Melakukan Pembinaan Dan Pengawasan Terhadap Kades

Sungai Raya – Inspektorat mengawasi dan melakukan pembinaan pelaksanaan Dana Desa khusus untuk seluruh Kepala Desa di Kubu Raya supaya kasus hukum tidak menimpa sejumlah kepala desa terkait penyaluran Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD).

“Upaya kita untuk melakukan pembinaan pelaksana ADD agar kades tak tersangkut kasus hukum selain itu kita juga melakukan pengawsan di lapangan terutama di Pemerintahan Desa”, Ungkap Kepala Inspektorat Kubu Raya, Gemuruh, Selasa (22/8).

Kebanyakan yang dihadapi oleh Kepala Desa adalah membuat pelaporan pertanggung jawaban terhadap Anggaran Dana Desa (ADD) karena minim Sumber Daya Desa (SDM) yang dimiliki, dan juga karena setiap pergantian kepala desa seorang kades selalu mengganti semua perangkat desanya karenanya SDM yang sudah matang menjadi nol kembali.

“Selama pelaksanaan kita melakukan pembinaan bagaimana proses pembuatan pelaporan pertanggung jawaban ADD jika dalam hal ini kepala desa belum mampu melakukannya kita bantu bagaimana cara penyelesaiannya agar tidak ada kesalahan dalam pengelolaan ADD ini”, Ungkapnya.

Pemerintahan Desa harus transparan dalam hal membuat suatu pengumuman terkait perencanaan dalam koordinasi dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sampai pada evaluasi akhir pelaksanaan, dan juga Kewajiban Inspektorat untuk melakukan pembinaan terus-menerus karena setiap ada pemeriksaan di Desa yang dilakukan oleh Pemerintah Desa.
MC.Kubu Raya/Yi

GURU BERKARAKTER MENGGENGGAM INDONESIA



Sungai Raya – Kegiatan Sekolah Guru Indonesi (Sgi) Dompet Dhuafa 2017 dilaksanakan di Kecamatan Kubu, tutorial kegiatan pada SDN 19 Kubu, terdiri atas 9 peserta dengan melibatkan 3 sekolah terdekat.

Dinas Pendidkan Kab. Kubu Raya yang dalam hal ini oelh Ka. UPT Dinas Pendidkan Kec. Kubu, Paino S.Pd, MM mengatakan, “Bahwa sangat setuju dengan kegiatan seperti ini, mengingat perlunya guru mengembangkan karakter dalam pembelaarannya serta selalu berinovasi seiring dengan era global. Sesuai dengan tujuan program tersebut yaitu menghasilkan inovasi dan kreativitas baru dibidang pengembangan pembelajaran, khususnya dijenjang pendidikan Sekolah Dasar”.

Iid Marsono, S.Pd dan Kardianto,S.Pd mengungkapkan, “Konsep pembelajaran yang dilaksanakan mengacu kepada jiwa kependidikan, Keprofesionalan dan Kepemimpinan, semua diramu dalam dua kerangka yaitu teori dan praktek dalam masa waktu selama 6 bulan atau satu semester, yang tidak kalah pentingnya materi dan seminar Penelitian Tindakan Kelas bagi peserta dan ini tergolong wajib”.

Guna menunjang penyelesaian PTK nya tersebut, peserta dibekali buku Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan dan Penelitian Tindakan Kelas (Prof. dr. Endang Komara, M,Si dan Anang Mauluddin, S.Ag, M.Pd) sebagai reperensi.

Paino, S.Pd, MM, menabahkan, “ Selama kegiatan berlangsung, peserta hendaknya belajar dengan sungguh-sungguh dan dapat mengimplementasikannya melalui pembelajaran berkarakter di kelas, sehingga peserta didik menjadikan karakter tersebut sebagai pembiasaan yang baik.
MC Kubu Raya, Yi/Mus

Ajarkan Agama Setiap Anak Sejak Dini



Sungai Raya – Program pelajaran muatan lokal keagamaan sangat penting ditanamkan dalam diri setiap anak sejak dini, hal ini selaras dengan program pemerintah pusat dalam revolusi mental.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya, Frans Randus mengatakan, “mata pelajaran muatan lokal keagamaan ini kita terapkan sebagai pencetus untuk memberikan wadah kepada anak-anak didik dalam hal keagamaan”. 

Frans Randus menyebutkan,”program muatan lokal sangat baik sekali bagi masyarakat Indonesia, khususnya Kubu Raya yang hidup heterogen serta multi dimensional”. 

Hal ini disesuaikan dengan seluruh agama yang ada melalui bimbingan guru agama masing-masing, jadi tidak hanya untuk yang beragama Islam saja melainkan untuk agama yang lainnya.

“Dengan pendalaman keagamaan bagi anak-anak akan dipandu untuk lebih mendekatkan diri pada Penciptanya serta bisa saling menghargai antara satu sama lainnya”, pungkas Frans Randus. Rabu (15/3) 

MC Kubu Raya, Yi/Mus