Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Pioritaskan Pembangunan Jalan Poros Untuk Tahun 2015

Kubu Raya –  Sesuai dengan Visi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kabupaten Kubu Raya yang akan membangun jalan poros untuk menghubungkan anatara Kecamatan Kubu Raya

    Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kubu Raya Nurmarini mengatakan rencana prioritas pembangunan Kabupaten Kubu Raya pada tahun 2015 arah kebijakan dan tema tahunannya adalah peningkatan pembangunan serta pemeliharaan infrastruktur dasar Ungkapnya (30/12).

    Untuk tahun 2015 arah kebijakan dan tema tahun pemkab Kubu Raya akan meingkatkan pembangunan dan pemeliharaan inflastruktur dasar untuk sarana dan rasarana pemerintahan, berdasarkan RPJM yang berlaku lima tahun, Ungkapnya (MC.Kubu Raya/Yudhi)

Potensi Pariwisata Kabupaten Kubu Raya

Kubu Raya - Ada beberapa Objek Wisata yang ada di Kabupaten Kubu Raya Antara lain :
Alam Batu Gajah 
Gunung Ambawang 
Kelenteng Tengah Laut
Selat teluk air 
Dermaga Batu Ampar terletak di Batu Ampar 
Hutan Mangrove 
Pulau Bidara
Air Terjun Bidang bahar
Desa kubu
Gunung wangkang 
Pulau gelanggang terletak di Kubu, Dll,

Minimnya Tenaga Medis Di Kubu Raya



Kubu Raya – Banyak warga mengeluhkan kurang optimalnya pelayanan kesehatan di Puskesmas pembantu (Pustu) dan Pondok bersalin desa (Polindes) yang ada di Kabupaten Kubu Raya kurangnya tenaga medis untuk dikedua pusat kesehatan tersebut, diakui kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya dr Berli .

“Di Kubu raya ada sekitar 47 Pustu yang tersebar di Sembilan kecamatan namun untuk saat ini di setiap Pustu hanya ditempati satu petugas kesehatan itu tidak semua Pustu yang diisi petugas,” kata Berli.

Berli mengatakan, setiap Pustu seharusnya ditempati oleh tiga tenaga medis, terdiri dari tenaga perawat, kesehatan lingkungan dan gizi, “ada beberapa penyebab, yakni alih fungsi dari Pustu menjadi Poskesdes namun hal itu tetap kami fungsikan, meskipun sangat kekurangan petugas,” ujarnya. Senin (29/12).

Soal jumlah petugas kesehatan di Kubu Raya, Berli mengatakan untuk saat ini petugas kesehatan yang berada di Kubu Raya sekitar 700 orang, baik PNS maupun honorer, “sementara dokter PNS hanya ada 10 orang melayani 503 ribu penduduk optimalnya seharusnya satu dokter itu menangani 10 ribu penduduk,” ujarnya.

“kami tetap usahakan untuk melayani masyarakat dengan baik, meskipun kekurangan tenaga medis untuk ke depan, jika ada penerimaan CPNS, kami membutuhkan banyak perawat yang akan ditempatkan si setiap Pustu di Sembilan kecamatan se- Kabupaten Kubu Raya,” katanya.

Berli, menambahkan tindak optimalnya menangani pelayanan kesehatan karena jumlah penduduk yang begitu banyak, “kami ini kekurangan tenaga medis kita butuh bayak perawat yang akan ditempatkan di Pustu kalau bisa petugas di Pustu itu dari daerah mereka kalau warga lain, harus melakukan mutasi,” katanya. (MC/KubuRaya/Ind)

Pangdam XXI/Tanjung Pura Pontianak Melakukan Penyisiran Di Wilayah Titik Hilangnya Pesawat

Kubu Raya –  Pangdam XII/ Tanjung Pura Mayjend TNI Toto Rinanto melakukan patroli udara menggunakan Helikopter Bell Milik TNI AD di titik terakir pesawat AirAsia QZ 8501 Kehilangan Kontak, Senin (29/12)

    Asisten Intel Kodam XII Tanjugpura Kolonel A Rizal R mengatakan pihak kita sudah melakukan pantauan dari udara ke titik ke wilayah perairan kendawangan dan beberapa pulau kecil di sekiatarnya, tapi untuk saat ini belum ada tanda-tanda pesawat,

     Ia juga mengatakan lokasi wilayah area Kalimantan Barat dari pantauan udara masih belum ada tanda-tanda ditemukanya pesawat AirAsia QZ8501 (MC.Kubu Raya/Yudhi)

Benahi Retribusi Parkir Kubu Raya



Kubu Raya  – Tahun 2015, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kubu Raya akan menertibkan parkir kendaraan yang semrawut di beberapa titik di Jalan A. Yani selain itu, retribusi parker juga menjadi target penataan agar pendapatan daerah mengalami peningkatan.

Kepala Dishub Kubu Raya, Fauzi Kasim menyatakan, pihaknya selama ini terus memantau dan membenahi masalah perparkiran, agar tidak hanya meningkatkan pendapatan dari retribusi parker, tapi juga parker kendaraan tidak mengganggu arus lalu lintas.

“Kita melakukan pendataan, pengelola dan berkoordinasi untuk menata perparkiran agar tidak menimbulkan kemacetan upaya ini terus dilakukan terhadap kawasan parkir, seperti dijalan A. Yani, Adisucipto dan Sungai Kakap,” ujarnya.

Fauzi mengatakan, tidak semua lokasi parkir ditangani Dishub, tetapi ada yang langsung ke Dispenda Kubu Raya, seperti perparkiran di Bandara Supadio dan beberapa Mini market.

“Kami hanya mengurus yang kecil, yang bisa diajak kerjasama dengan Dishub, seperti pertokoan, cafĂ© dan beberapa titik di Jalan A. Yani, Pasar Parit Baru Jalan Adisucipto, Rasau Jaya, dan Sungai Kakap yang akan kami rencanakan tahun depan,” paparnya.

Untuk sementara, lanjut Fauzi, instansinya mengelola dan mengumpulkan pendapatan daerah di lima lokasi, “di Bandara Supadio kami melakukan pembenahan perparkiran, mana yang harus masuk distribusinya ke Dishub, dan mana yang langsung masuk ke Dispenda,” terangnya. 

Sejauh ini, Fauzi menegaskan belum ada kenaikan tariff parkir sebab, belum ada perubahan tarif dalam Peraturan Daerah (Perda) yakni untuk kendaraan roda dua sebesar Rp 1000, dan kendaraan roda empat Rp 2000.

“Kalau memang masyarakat menemukan tarif parkir diluar tarif yang telah ditentukan, segera laporkan ke Dishub Kubu Raya, kami akan menindaklanjuti dengan memanggil pengelola parkir di lokasi tersebut,” tegasnya. (MC/KubuRaya/Irdiansyah)

Bupati Minta Enas diBerlakukan di Kubu Raya



Kubu Raya  – Bupati Kubu Raya, H Rusman Ali SH mendukung kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan yang akan menghapus Ujian Nasional (Unas) dan menggantinya dengan Evaluasi Nasional (Unas).
“Pemkab Kubu Raya sangat setuju sekali dengan penghapusan Unas dan digantikan dengan Enas. Karena dengan adanya Evaluasi Nasional, maka akan ketahuan mana siswa yang benar-benar memiliki potensi kelulusan dan mana siswa yang tidak memiliki potensi,” ujar Rusman Ali. Sabtu (27/12).

Rusman meminta Kemendikbud secepatnya memberlakukan Enas di seluruh Indonesia tentunya termasuk juga di Kubu Raya, “Apabila Enas hanya berlaku di Pulau Jawa saja, maka saya tidak setuju,” tegas Rusman.

Menurutnya, pelaksanaan Unas yang selama ini dilakukan, belum bisa menggambarkan potensi keahlian siswa mereka lebih memilih cara mencari keberuntungan ketika mengikuti Unas selain itu, apa yang diajarkan oleh guru di sekolah, belum tentu dijadikan acuan soal Unas kemudian buku yang dipelajari oleh siswa, juga belum tentu menjadi panduan soal Unas.
“Maka jangan heran, siswa lebih banyak bengong melihat soal apabila tak diisi maka mereka tidak mendapatkan nilai akhirnya siswa memilih mencari keberuntungan dengan cara hitung kancing atau mengisi soal ujian sembarangan,” jelas Rusman.

Selain itu, mata pelajaran yang diujikan tidak juga bisa memperlihatkan kompetensi siswa selain itu, siswa yang menguasai satu atau dua mata pelajaran belum tentu bisa lulus sekolah.
“Ada beberapa siswa yang dinilai oleh pihak sekolah memiliki kecerdasan dalam memahami dunia pendidikan di bangku sekolah, malah tidak bisa mencapai tingkat kelulusan saat pelaksanaan Unas sementara siswa yang tidak memiliki kecerdasan dapat mencapai tingkat kelulusan hanya dengan mengandalkan keberuntungan saja,” ungkap nya.

Dikatakannya, melalui Enas, pemerintah pusat ingin mengembalikan fungsi ujian tahunan yaitu fungsi evaluasi (evaluasi sekolah, guru dan satuan pendidikan), Sementara Unas merupakan ujian “mati-matian” siswa untuk mengejar kelulusan Unas merupakan nilai akhir kelulusan, penggabungan nilai Unas murni dan nilai sekolah (50:50) sementara Enas, kelulusan ujian akan dikembalikan ke sekolah artinya, kelulusan siswa siswi di masa yang akan datang ada di tangan sekolah masing-masing wilayah,” katanya.

“Nah, dengan adanya Enas, maka siswa-siswi kita tidak lagi mengharapkan keberuntungan dalam mencapai kelulusannya namun mereka diharapkan mampu bersaing dengan teman-temanya karena untuk lulus atau tidaknya siswa-siswi ada di tangan pihak sekolah,” tutupnya. (MC/KubuRaya/Irdiansyah)

Dalam Rangka Menjelang Natal dan Tahun Baru



Kubu Raya  – Menjelang perayaan Natal 2014 dan Tahun Baru 2015, bandara Supadio Pontianak menyiapkan Posko pengamanan dengan system online kebijakan ini merupakan standarisasi baru yang telah ditetapkan oleh Kementrian Perhubungan.

“Tujuan dibentuknya posko Natal dan Tahun Baru kali ini bisa dikatakan sangat berbeda dengan posko yang pernah kita buat sebelumnya ini dikarenakan ada beberapa standarisasi yang harus kita kita ikuti, dari ketentuan yang telah ditetapkan oleh Kementrian Perhubungan RI,” ujar GM PT Angkasa Dista. Senin (22/12).

Candra menjelaskan, setiap personil yang bertugas di posko Natal dan Tahun Baru diwjibkan aktif merespon setiap laporan dari konsumen, “artinya, semua keluhan konsumen akan diterima dan segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Sebelumnya, Posko Natal dan Tahun Baru sifatnya pasif, dimana petugas hanya mencatat jumlah keluhan yang masuk namun, sekerang setiapa keluhan dari konsumen tersebut langsung diinput secara online, sehingga Kementrian Perhubungan langsung mengetahuinya,” jelasnya.

Candra menambahkan, pihaknya yang telah menyiapkan beberapa alamat email yang dapat digunakan oleh konsumen untuk mengirimkan keluhannya, email pelayanan ini bisa langsung diakses, agar bisa bisa mengetahui secara pasti apa saja yang masih dibutuhkan konsumen, “ini merepukan salah satu langkah nyata yang kita lakukan untuk memberikan pelayanana maksimal kepada seluruh konsumen pengguna jasa penerbangan Bandara Supadio, agar kita memberikan yang terbaik bagi mereka,” Kata Candra. (MC/KubuRaya/Ind)

Produk Binaan Lapas Siap Expor

Kubu Raya –  “Sebentar lagi kita akan memasuki era pasar bebas, tetapi banyak UMKM kita termasuk produk luar di lapas IIA Pontianak di Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya  ini tidak memiliki sertifikat hak atas kekayaan intelektual (HAKI). Karena ini penting dah harus menjadi bagian dari strategi kita untuk mengatasi masyarakat ASEAN dan teman-teman di lapas sudah memiliki produk kulaitas impor”, Ungkap Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Barat, Dwi Suslamanto (22/12)

    Ia menambahkan, untuk meningkatkan kamampuan wirausaha untuk waraga binaan lapas kelas IIA Pontianak pihaknya sudah bekerjasama untuk lembaga pemasyarakatan Kelas IIA pontianak dan Kemenkum HAM, untuk dibentuknya di bisnis UMKM.

    Jika samapai UMKM produk di lapas IIA ini tidak ada HAKI saya khawatir ini akan repot karena para kelaku usaha nanti harus membayar royalti jika sampai tidak ada HAKI.

    Warga binaan yang akan dipilih dari lapas akan diberikan pembekalan kemampuan berwirausaha selama enam bulan melalui program UMKM, harapannya supaya tidak terjerumuskan dalam kesalaan yang sama, dan saya bisa menciptakan lapangan kerja baru untuk orang lain, Ungkapnya(MC.Kubu Raya/Yudhi)

Nomor-nomor Penting


Terkadang kita berpikir saat ingin menyimpan nomor-nomor darurat oleh karena biaya telp seluler ke telp lokal sangat banyak menghabisikan pulsa ditambah lagi telepon dijawab oleh mesin operator cukup memakan waktu dan biaya pulsa tetapi sesungguhnya hal itu tidak sebanding dengan peristiwa yang menyangkut hal darurat seperti kebakaran, mati lampu,  kecelakaan lalu lintas, kejahatan berat maupaun terjadinya bencana alam, lebih lagi menyangkut nyawa seseorang mau itu keluarga kita ataupun orang lain.
Handphone-handphone sekarang sudah cukup canggih kemampuan menyimpan nomor telepon bisa di atas 100 nomor belum lagi dengan ditambah dengan kemampuan kartu chip yang juga bisa menyimpan nomor telepon berkisar 200 nomor, dengan kapasitas seperti itu bagitu banyak tempat untuk menyimpan nomor-nomor penting di handphone kita.
Kalau semua instansi pelayan masyarakat seperti operator Telkomsel atau kantor Polisi kemungkinan kita tidak perlu berpikir tentang berapa banyak pulsa yang terpakai tidak perlu menunggu bisa cepat direspon, dapat dibayangkan saat pulsa di kartu hanphone sedang kritis Cuma mendengar selamat datang dan tekan nomor * mendengar lagu menunggu memakan waktu 2 sampai 3 menit bahkan bisa lebih, apalagi nomor yang dihubungi tidak menjawab lengkap sudah pulsa habis Cuma mendengar lagu tunggu dari operator.
Berikut ini adalah beberapa nomor penting untuk wilayah Kabupaten Kubu Raya yang sebaiknya kita simpan di handphone:
Layanan Publik 

PLN (Gangguan)                               0561 – 734120
PDAM (Hunting)                               0561- 767999
SAR                                                    0561- 721234

Rumah Sakit

Rumkit III                                          0561- 721391
Puskesmas Rawat Inap Kakap           0561-743574

Pemadam Kebakaran

Bhakti Raya                                      0561- 723606
Sei Raya                                            0561- 7159596

Kepolisian

Polsek Sei Raya                                  0561 – 721148

Sumber: http://mckuburaya.blogspot.com/

Jalan Menuju TPA Diperbaiki, Sampah Terbengkalai


KUBU RAYA - Masyarakat Kabupaten Kubu Raya mengeluhkan sampah di beberapa Tempat Pembuangan Sementara (TPS) tidak diangkut petugas kebersihan. Namun, Kabid Kebersihan dan Pertamanan Kubu Raya, Suharto mengatakan jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rasau Jaya sedang diperbaiki.

Suharto mengatakan, jalan yang dibangun menuju TPA sepanjang 250 meter. Armada kebersihan terpaksa menunggu beton dan aspal di badan jalan kering. “Sudah ditanggulangi kerusakan jalan menuju TPA itu, tapi kami tak berani untuk mengangkut sampah ke TPA. Kami akan beroperasi setelah jalan itu kering,” katanya, Minggu (21/12).

Tidak hanya kendala akses jalan, Suharto menambahkan, terbatasnya armada mnejadi kendala yang hingga saat ini belum bisa diatasi. Saat ini instansinya hanya memiliki 11 unit armada, termausk 8 dump truck, dan 3 amrol untuk mengangkat bak sampah. “3 unit amrol itu kadang tidak bisa maksimal, karena sering mengalami kerusakan,” kata Suharto.

Ia mengklaim pihaknya sudah semaksimal mungkin melakukan penanganan sampah, tapi keterbatasan sarana dan prasarana yang dimiliki menyebabkan kinerja instansinya belum optimal. Ia menilai, wajar jika ada beebrapa TPS sering terjaid penumpukkan sampah karena belum di angkut. “Mudah-mudahan tahun 2015 nanti, sesuai usulan anggaran yang telah diajukan bisa disetujui. Sehingga masalah ini akan tuntas dengan penambahan armada, yang saat ini bisa dikatakan sudah tidak layak digunakan lagi,” katanya.(MC.Kubu Raya/Wulan)          

Media Center Sebagai Referensi

o   Refrensi untuk mengetahui permasalahan dan isu yang berkembang  di masyarakat
o   Refrensi untuk mengetahui latar belakang kebijakan Pemerintah Pusat dan Dearah
o   Media diseminasi informasi dan promosi kepada masyarakat
o   Media aspirasi informasi dari masyarakat di daerah untuk sumber konten masing-masing situs K/L, Pemerintah Daerah, dan pusat.

Apa itu Media Center


Media center adalah pusat atau sarana pengelola komunikasi dan informasi berbasis teknologi atau berbasis internet (online) yang digunakan untuk menghimpun, mengolah, menyediakan, dan menyeberluaskan informasi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota kepada masyarakat, serta menampung umpan balik dari masyarakat terhadap kebijakan pemerintah.


Media Center Sebagai GPR

Peran Startegis Government Public Relation (GPR) atau Humas Pemerintah:
o   Juru bicara lembaga
o   Fasilitator
o   Member pelayanan informasi kepada publik
o   Menindaklajuti pengaduan publik
o   Menyediakan informasi tentang kebijakan, program produk dan jasa lembaga
o   Menciptakan iklim hubungan internal dan eksternal yang kondusif dan dinamis
o   Menjadi penghubung lembaga dengan pemangku kepentingan

v  Peraturan Menteri PAN RI Nomor PER/12/M.PAN/08/2007 tentang Pedoman Umum Humas di Lingkungan Instansi Pemerintah
v  Peraturan Menkominfo RI Nomor 33/KEP.M.KOMINFO/1/2008 tentang Pengurus Bakohumas Periode 2008-2011



Kubu Raya Targetkan Zero Asap di Tahun 2015


KUBU RAYA - Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kubu Raya (KKR), Juliansyah, menargetkan wilayah Kubu Raya sebagai daerah zero asap pada tahun 2015 mendatang.

Satu di antara langkah yang dilakukan untuk mewujudkan target itu adalah dirangkulnya relawan yang berada di daerah gambut terbesar dengan dibentuknya desa tangguh bencana. Di mana tugasnya berupaya mengatasi persoalan kabut asap akibat dari kebakaran lahan yang sering terjadi di Desa Limbung.

"Ada 20 personil relawan dan sepuluh anggota forumnya dari perwakilan masyarakat dan pejabat desa berkomitmen mewujudkan Desa Limbung dan Kubu Raya zero kabut asap," ujarnya, Kamis (18/12/2014).

Menurut Juliansyah, Desa Limbung memiliki sekitar 3.500 hektar lahan gambut dengan ketebalan yang cukup tinggi. Karena itu, tentu mempunyai kerawanan terjadinya kebakaran lahan saat musim panas.(MC.Kubu Raya/Wulan)           

Masyarakat Sungai Kakap Padati Perayaan Robo-robo



KUBU RAYA - Ribuan warga Kabupaten Kubu Raya dan sekitarnya memadati pasar Sungai Kakap untuk menggelar tradisi Robo-robo yang dilaksanakan setiap tahunnya.

"Untuk tahun ini, pemerintah Kabupaten Kubu Raya menggelar pelaksanaan Robo-robo tersebut di tiga kecamatan, yakni Sungai Kakap, Teluk Pakedai dan Kubu.

"Kita harapkan, kegiatan ini dijadikan sebagai ajang melestarikan budaya leluhur dan menjalin silaturahmi antar warga. Ini tentu bisa menjadi suatu khasanah budaya yang patut untuk dipertahankan karena melalui Robok-robok ini, memiliki nilai budaya yang sangat baik," kata Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus di Sungai Kakap, Rabu (18/12).

Perayaan  Robo-robo yang selalu diadakan pada hari Rabu terakhir pada bulan Syafar  tahun Hijriah itu selalu di rayakan oleh masyarakat Kabupaten Kubu Raya setiap tahunnya.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi pukul 9 WIB itu juga dihadiri Wakil Bupati Kubu Raya Hermanus, anggota DPR RI Syarif Abdullah Al-Qadri, DPRD Provinsi Kalbar Syarif Amin Al-Qadri, DPRD Kubu Raya Usman dan Ketua Majelis Keraton Nusantara Kalbar Gusti Suryansyah.

Pekan Raya Robo-robo yang berlangsung di Kecamatan Sungai Kakap itu di isi dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, pelajar dan pemerintah. Mulai dari lomba sampan dan Kasidah.

"Hendaknya kegiatan yang selalu ramai dikunjungi masyarakat tersebut di samping melestarikan budaya leluhur juga sekaligus menjalin silaturahmi antarwarga. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai wadah untuk membangun karakter masyarakat sehingga mempunyai jati diri. Karena dengan momen Robo-robo ini sekaligus untuk membangun kepercayaan satu sama lain," katanya.

Hermanus mengharapkan agar kegiatan tersebut bisa menjadi bagian dari wisata budaya di Kabupaten Kubu Raya yang setiap tahunnya diselenggarakan.

Menurutnya kegiatan tersebut merupakan sebagai salah satu upaya menjaga kelestarian budaya yang sudah ada turun temurun dan akan terus dikembangkan pelaksanaan kegiatannya.

Sementara itu, Camat Sungai Kakap Suhari merasa bahagia karena Perayaan Robo-robo ini bisa berlangsung di daerah yang ia pimpin. Dan dirinya juga berterima kasih dengan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya yang telah mengalokasikan anggaran dari APBD untuk kegiatan budaya Robo-robo itu. (MC.Kubu Raya/Wulan)      

Eksekutif-Legislatif Tingkatkan Koordinasi Bahas APBD


KUBU RAYA - Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi terkait pembahasan APBD 2015, meski saat ini pelantikan unsur pimpinan DPRD Kubu Raya masih dalam proses.

"Walaupun unsur pimpinan DPRD Kubu Raya belum dilantik, namun kami telah melakukan koordinasi dengan lembaga legislatif untuk pembahasan APBD 2015. Hal ini kami lakukan agar bisa cepat memproses pembahasan APBD 2015 dan ketika unsur pimpinan dilantik dan kelengkapan DPRD telah dibentuk, maka kita harap APBD 2015 bisa segera diproses," katanya, Rabu (17/12).

Disinggung soal prioritas pembangunan, kata Hermanus, seperti rencana awal, mulai tahun 2015 mendatang, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan di Kubu Raya.

"Sama seperti komitmen pak bupati, mulai tahun 2015 pembangunan jalan, terutama jalan poros yang menghubungkan setiap kecamatan akan kita maksimalkan. Karenanya, wajar jika alokasi anggaran untuk infrastruktur jalan ini lebih besar dari alokasi anggaran lainnya," tuturnya.

Selain infrastruktur jalan, sektor lain yang akan diberikan perhatian serius seperti pembangunan dan peningkatan kualitas bidang kesehatan dan pendidikan.

"Bidang kesehatan dan pendidikan ini kami nilai juga perlu menjadi perhatian serius karena dengan adanya peningkatan kualitas kesehatan dan perbaikan di bidang pendidikan secara tak langsung akan mendorong lajunya peningkatan kualitas kesejahteraan masyarakat," kata Hermanus.

Dengan semakin meningkatnya kualitas pendidikan masyarakat kata dia, otomatis peluang masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan dan kehidupan yang lebih layak dan sejahtera akan lebih besar. (MC.Kubu Raya/Wulan)           

Daftar Hari Besar Nasional

Sejak Sekolah Dasar (SD) kita sudah dikenalkan untuk mengingat hari-hari penting dan kadang materi tentang hari-hari penting ini keluar di dalam ulangan semester dan ujian nasional.
Dari 364 atau 365 hari dalam satu tahun kalender masehi, memiliki beberapa hari penting yang harus diketahui, ada hari-hari penting bagi sebuah negara (nasional) dan ada juga hari- hari penting dunia (internasional). Dalam penanggalan biasanya tidak mencantumkan semua hari-hari besar, berikut ini daftar lengkap Hari Besar Nasional dan Internasional terpenting yang harus diketahui.

BULAN JANUARI

01 Januari ~ Tahun Baru Masehi
01 Januari ~ Hari Perdamaian Dunia
03 Januari ~ Hari Departemen Agama
05 Januari ~ Hari Korps Wanita Angkatan Laut (KOWAL)
05 Januari ~ Hari Ulang Tahun Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
10 Januari ~ Hari Lingkungan Hidup Indonesia
10 Januari ~ Hari Tritura
10 Januari ~ Hari Ulang Tahun Partai Demokrasi Indonesia (PDI)
15 Januari ~ Hari Peristiwa Laut dan Samudera
25 Januari ~ Hari Gizi dan Makanan
25 Januari ~ Hari Kusta Internasional
31 Januari ~ Hari Lahir Nahdlatul Ulama (NU)

BULAN FEBRUARI

02 Februari ~ Hari Lahan Basah Sedunia (Konvensi Ramsar)
05 Februari ~ Peristiwa Kapal Tujuh Provinsi (Zeven Provincien)
09 Februari ~ Hari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)
09 Februari ~ Hari Kavaleri
13 Februari ~ Hari Persatuan Farmasi Indonesia
14 Februari ~ Hari Valentine
14 Februari ~ Hari Peringatan Pembela Tanah Air (PETA)
19 Februari ~ Hari KOHANUDNAS
20 Februari ~ Hari Pekerja Nasional
21 Februari ~ Hari Bahasa Ibu Internasional
22 Februari ~ Hari Istiqlal
23 Februari ~ Hari Rotary Club
28 Februari ~ Hari Gizi Nasional Indonesia

BULAN MARET

01 Maret ~ Hari Kehakiman Nasional
01 Maret ~ Peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949
06 Maret ~ Hari Konvensi CITES (Perdagangan Satwa Liar)
06 Maret ~ Hari Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad)
08 Maret ~ Hari Wanita/Perempuan Internasional
09 Maret ~ Hari Musik Nasional
10 Maret ~ Hari Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI)
11 Maret ~ Hari Surat Perintah 11 Maret (SUPERSEMAR)
18 Maret ~ Hari Arsitektur Indonesia
20 Maret ~ Hari Kehutanan Sedunia
21 Maret ~ Hari Sindrom Down
22 Maret ~ Hari Air Internasional
23 Maret ~ Hari Meteorologi Sedunia
24 Maret ~ Hari Peringatan Bandung Lautan Api
24 Maret ~ Hari Tuberkulosis Sedunia
27 Maret ~ Hari Women International Club (WIC)
29 Maret ~ Hari Filateli Indonesia
30 Maret ~ Hari Film Indonesia

BULAN APRIL

01 April ~ Hari Bank Dunia
06 April ~ Hari Nelayan Indonesia
07 April ~ Hari Kesehatan Sedunia
09 April ~ Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI AU)
15 April ~ Hari Zeni
16 April ~ Hari Komando Pasukan Khusus (Kopassus)
18 April ~ Hari Peringatan Konferensi Asia-Afrika di Bandung
19 April ~ Hari Pertahanan Sipil (HANSIP)
21 April ~ Hari Kartini
22 April ~ Hari Bumi/Earth Day/KTT Bumi
23 April ~ Hari Buku Sedunia
24 April ~ Hari Angkutan Nasional
24 April ~ Hari Solidaritas Asia-Afrika
27 April ~ Hari Lembaga Pemasyarakatan Indonesia

BULAN MEI

01 Mei ~ Hari Buruh Sedunia
01 Mei ~ Hari Peringatan Pembebasan Irian Barat
02 Mei ~ Hari Pendidikan Nasional
03 Mei ~ Hari Surya
05 Mei ~ Hari Lembaga Sosial Desa (LSD)
08 Mei ~ Hari Palang Merah Internasional
10 Mei ~ Hari Lupus Dunia
11 Mei ~ Hari POM – TNI
15 Mei ~ Hari Korps Resimen Mahadjaya/Jayakarta (Menwa Jayakarta)
17 Mei ~ Hari Buku Nasional
19 Mei ~ Hari Korps Cacat Veteran Indonesia
20 Mei ~ Hari Kebangkitan Nasional
21 Mei ~ Hari Peringatan Reformasi
29 Mei ~ Hari Lanjut Usia Nasional
31 Mei ~ Hari Anti Tembakau Internasional

BULAN JUNI

01 Juni ~ Hari Lahirnya Pancasila
03 Juni ~ Hari Pasar Modal Indonesia
05 Juni ~ Hari Lingkungan Hidup Sedunia
15 Juni ~ Hari Demam berdarah Dengue ASEAN
17 Juni ~ Hari Dermaga
21 Juni ~ Hari Krida Pertanian
22 Juni ~ Hari Ulang Tahun Kota Jakarta
24 Juni ~ Hari Bidan Indonesia
26 Juni ~ Hari Anti Narkoba Sedunia
29 Juni ~ Hari Keluarga Berencana Nasional

BULAN JULI

01 Juli ~ Hari Bhayangkara
05 Juli ~ Hari Bank Indonesia
09 Juli ~ Hari Peluncuran Satelit Palapa
12 Juli ~ Hari Koperasi Indonesia
15 Juli ~ Hari PT. Askes (Persero)
22 Juli ~ Hari Kejaksaan
23 Juli ~ Hari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)
23 Juli ~ Hari Anak Nasional
29 Juli ~ Hari Bhakti TNI Angkatan Udara
31 Juli ~ Hari Lahir Korps Pelajar Islam Indonesia (PII) Wati

BULAN AGUSTUS

05 Agustus ~ Hari Dharma Wanita Nasional
08 Agustus ~ Hari Ulang Tahun ASEAN
10 Agustus ~ Hari Veteran Nasional
12 Agustus ~ Hari Wanita TNI Angkatan Udara (Wara)
12 Agustus ~ Hari Remaja Internasional
13 Agustus ~ Hari Peringatan Pangkalan Brandan Lautan Api
14 Agustus ~ Hari Pramuka (Praja Muda Karana)
17 Agustus ~ Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
18 Agustus ~ Hari Konstitusi Republik Indonesia
19 Agustus ~ Hari Departemen Luar Negeri Indonesia
21 Agustus ~ Hari Maritim Nasional
24 Agustus ~ Hari Televisi Republik Indonesia (TVRI)
24 Agustus ~ Hari Anak Jakarta Membaca

BULAN SEPTEMBER

01 September ~ Hari Polisi Wanita (POLWAN)
03 September ~ Hari Palang Merah Indonesia (PMI)
04 September ~ Hari Pelanggan Nasional
08 September ~ Hari Aksara Internasional
08 September ~ Hari Pamong Praja
09 September ~ Hari Olah Raga Nasional
09 September ~ Hari Ulang Tahun Partai Demokrat
11 September ~ Hari Radio Republik Indonesia (RRI)
14 September ~ Hari Kunjung Perpustakaan
17 September ~ Hari Perhubungan Nasional
21 September ~ Hari Perdamaian Internasional
24 September ~ Hari Agraria Nasional/Hari Tani
26 September ~ Hari Statistik
27 September ~ Hari Pos Telekomunikasi Telegraf (PTT)
28 September ~ Hari Kereta Api
29 September ~ Hari Sarjana Indonesia
30 September ~ Hari Peringatan Pemberontakan G30S/PKI

BULAN OKTOBER

01 Oktober ~ Hari Kesaktian Pancasila
02 Oktober ~ Hari Batik Sedunia
02 Oktober ~ Susu Nasional
03 Oktober ~ Hari Arsitektur Dunia-World Architecture Day UIA
05 Oktober ~ Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI)
08 Oktober ~ Hari Tata Ruang Nasional
09 Oktober ~ Hari Surat Menyurat Internasional
10 Oktober ~ Hari Kesehatan Jiwa Sedunia
14 Oktober ~ Hari Penglihatan Sedunia
15 Oktober ~ Hari Hak Asasi Binatang
16 Oktober ~ Hari Pangan Sedunia
16 Oktober ~ Hari Parlemen Indonesia
17 Oktober ~ Hari Pengentasan Kemiskinan Internasional
20 Oktober ~ Hari Ulang Tahun Golongan Karya
24 Oktober ~ Hari Dokter Indonesia
24 Oktober ~ Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
27 Oktober ~ Hari Listrik Nasional
27 Oktober ~ Hari Penerbangan Nasional
28 Oktober ~ Hari Sumpah Pemuda
29 Oktober ~ Hari Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI)
30 Oktober ~ Hari Keuangan

BULAN NOVEMBER

03 November ~ Hari Kerohanian
10 November ~ Hari Ganefo
10 November ~ Hari Pahlawan
12 November ~ Hari Kesehatan Nasional
14 November ~ Hari Brigade Mobil (BRIMOB)
14 November ~ Hari Diabetes Sedunia
16 November ~ Hari Konferensi Warisan Sedunia
20 Nopember ~ Hari Anak Sedunia
21 November ~ Hari Pohon
22 November ~ Hari Perhubungan Darat
25 November ~ Hari Guru/HUT PGRI

BULAN DESEMBER

01 Desember ~ Hari AIDS Sedunia
02 Desember ~ Hari Konvensi Ikan Paus
03 Desember ~ Hari Penyandang Cacat Internasional
04 Desember ~ Hari Artileri
09 Desember ~ Hari Armada Republik Indonesia
09 Desember ~ Hari Pemberantasan Korupsi Sedunia
10 Desember ~ Hari Hak Asasi Manusia
12 Desember ~ Hari Transmigrasi
13 Desember ~ Hari Kesatuan Nasional
15 Desember ~ Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional
15 Desember ~ Hari Infantri
19 Desember ~ Hari Bela Negara
19 Desember ~ Hari Trikora
20 Desember ~ Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional
22 Desember ~ Hari Korps Wanita Angkatan Darat (KOWAD)
22 Desember ~ Hari Sosial
22 Desember ~ Hari Ibu
25 Desember ~ Hari Natal
29 Desember ~ Hari Keanekaragaman Hayati
29 Desember ~ HUT Koperasi Pegawai Perpustakaan Nasional (KOPTANAS)

Sumber: http://mckuburayablogspot.com

Bangun Jalan Poros Desa Raya Ampera


 KUBU RAYA - Jalan poros Desa Ampera Raya menuju Desa Durian Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya mulai dibangun. Sementara ini, rekanan Pemkab mulai melakukan penimbunan base menggunakaan batu kali yang selanjutnya dilakukan pengaspalan.

“Masyarakat sangat bersyukur atas tindak lanjutinya pembangunan jalan poros yang menghubungkan dua desa yakni Desa Ampera Raya dengan Durian,” ujar Sekdes Ampera Raya Kliwon Hariayanto, SH, Selasa (16/12).

Dikatakannya, kalau selama ini untuk melewati jalur Raya Ampera, terpaksa harus berhati-hati. Dikarenakan selain kondisi jalan yang tidak rata dengan dasar tanah merah, setiap musim penghujan jalan menjadi becek dan berlumpur, sementara kalau musim kemarau jalan tersebut berdebu hingga mengganggu pernafasan.

Menanggapi pengerjaan proyek jalan poros Ampera Raya tersebut yang saat ini sedang berjalan, Kliwon Hariyanto, meminta agar dalam proses pengerjaaannya dapat lebih mengutamakan kualitas.

“Kita berharap dalam pengerjaan proyek tersebut dapat dikerjakan dengan baik. Karena sebuah infrastruktur yang lancar sangat mempengaruhi kemajuan disegala sektor, salah satunya perekonomian masyarakat,” pungkas Kliwon.(MC.Kubu Raya/Wulan)           

Calon Ketua DPRD Kubu Raya Bambang Ganefo Putra

Kubu Raya –  Penetapan Ketua definisi DPRD Kabupaten Kubu Raya akirnya menentukan Bambang Ganefo Putra sebagai Ketua DPRD kabupaten Kubu Raya periode 2014-2019.

    Sebelumnya untuk peraih suara terbanyak pileg 9 April lalu bahwa Sujiwo sebagai ketua DPC PDI resmi mengundurkan diri dari ketua DPRD Kubu Raya.

    Sekretaris Dewan DPRD kabupaten Kubu Raya, Gemuruh mengatakan yang di usulkan dari PDI Perjuangan Bambang dapil Rasau jaya dan teluk pakedai ini tergantung dari surat keputusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD),surat keputusan ini sesuai dengan perolehan kursi terbanyak di DPRD, melalui DPRD sementara.

    Selain dari fraksi PDI perjuangan ada juga yang di usulkan untuk menduduki ketua DPRD yaitu Suprapto dari Partai Golkar, Usman dari Partai Demokrat dan juga Zakaria dari partai PPP, ungkap Gemuruh, Selasa (16/12). (MC.Kubu Raya/Yudhi)

Kubu Raya Menjuarai P2W-KSS dan KSI Tingkat Kalbar


Kubu Raya – Ketua Tim Penggerak PKK Kubu Raya Endang Indrawati menerima piala bergilir dari Wakil Gubenur Kalbar Chirtiandy Sanjaya dalam Lomba Peningkatan Peran Wanita Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2W-KSS) tingkat Kalbar di Hotel Mahkota, Selasa (16/12).

Kepala BPPKB Kubu Raya Titus Nursiwan menyatakan, program terpadu P2W – KSS ini adalah mewujudkan dan mengembangkan kehidupan keluarga yang sehat sejahtera dan bahagia melalui intergrasi, peranan, kepentingan serta aspirasi wanita melalui pendekatan lintas sektoral dalam rangka pengembangan masyarakat pedesaan.

“Tujuan dari program terpadu P2W – KSS ini adalah meningkatkan pengetahuan, kesadaran, keterampilan serta sikap dan prilaku positif wanita dalam mewujudkan dan mengembangkan kehidupan keluarga sehat, sejahtera dan bahagia termasuk pembinaan generasi muda,” ujar Titus.
Dari empat kategori penilaian lomba P2W-KSS, Kubu Raya meraih juara I kategori lomba pelaksana terbaik 10 program Pokok PKK, juara II kategori Pelaksana terbaik Posyandu dan juara II kategori pelaksana Toga.

Selain penyererahan piala P2W-KSS, juga diserahkan piala juara I kepada Camat Rasau Jaya Tugiyono untuk kategori lomba Kecamatan Sayang Ibu (KSI) tingkat Kalbar.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak BPPKB Kubu Raya Kusna Yunaida menyatakan, lomba ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat dan pemerintah dalam membangun mekanisme rujukan bagi ibu hamil agar tidak terlambat ditolong sehingga percepatan penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) melahirkan dan Angka Kematian Bayi (AKB).

Selama setahun, pembinaan dilakukan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kubu Raya bersama instansi terkait antara lain dinas kesehatan, badan pemberdayaan masyarakat dan pemerintah desa serta tim penggerak PKK Masyarakat di Kecamatan Rasau Jaya khususnya desa Pematang Tujuh berperan aktif sebagai desa uji petik. (MC/KubuRaya/Irdiansyah)

Hari Menanam Pohon Indonesia



Kubu Raya  – Gerakan penanaman dan pemeliharaan pohon adalah partisipasi yang didorong oleh kesadaran, kemauan dan tanggung jawab terhadap melestarikan lingkungan.

“Hutan lestari untuk mendukung kedaulatan pangan, air dan energy terbarukan pemilihan tema ini dimaksudkan untuk mendorong masyarakat ikut membangun ekosistem hutan yang akan meningkatkan kualitas lingkungan hidup yang lebih baik,” kata sambutan dari Mentri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan, Siti Nurbaya yang dibacakan oleh Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Kubu Raya Hermanus.

Foto bersama wakil bupati & kepala dinas kehutanan
Foto bersama Wakil Bupati & Para SKPD kabupaten Kubu Raya
Hal tersebut disampaikan dalam acara peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) Tahun 2014 di gedung Ponpes Nahdatul Ahfa jalan Trans Kalimantan Sei Ambawang Kabupaten Kubu Raya. Senin (15/12)

“Keberadaan hutan ini sangat penting sebagai penyangga kehidupan manusia dan bumi yang perlu dilindungi, dikonservasi, dimanfaatkan dan direboisasi untuk generasi sekarang dan yang akan datang,” ujarnya.

 Wabup juga mengatakan hutan di Indonesia dilindungi oleh Undang-undang Nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya, Undang-undang Nomor 41 tentang kehutanan, Undang-undang Nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan kerusakan hutan, serta Undang-undang Nomor 37 tahun 2014 tentang konservasi tanah dan air.

Wabup berharap, “kita harus bisa bersama menjaga dan aktif dalam melestarikan hutan dan lingkungan hidup,” pungkasnya.

Disinggung dalam hal perusakan lahan hutan yang terjadi di Kabupaten Kubu Raya Wabup mengatakan bilamana menemukan bukti-bukti maka akan segera ditindak lanjut melalui instansi terkait mau itu pihak Polri ataupun TNI.

Adapun jenis-jenis pohon yang akan ditanam bermacam-macam seperti pohon radam besi pohon kulin dan juga ditanam pohon buah-buahan. (MC/KubuRaya/Ind)

Satpol PP Memberikan Surat Peringatan Kepada PKL Kedua Kalinya

Kubu Raya –  Kasatpol PP Kabupaten Kubu Raya, Fitria Fadly mengatakan pihaknya telah mengeluarkan surat peringatan untuk kedua kalinya kepada seluruh PKL di jalan M. Alianyang II dan di sekitar Makodam XII/TPR untuk membongkar bangunan di atas fasilitas umum (12/12)

    Fitria mengatakan,  pihaknya akan memberikan batas waktu atau tempo untuk membongkar lapaknya sampai tanggal 16/12 mendatang, penertiban ini berdasarkan Perda Nomor 4 Tahun 2010 tentang ketertiban fasilitas umum.

     Penertiban ini tidak hanya di sekitar Makodam namun juga di sekitar Terminal Antar Lintas Batas Negara (ALBN) Ambawang, Ungkapnya (MC.Kubu Raya/Yudhi)

Kodam XII Tajungpura (Tpr) Gelar Pameran



KUBU RAYA -  Kodam XII Tanjungpura (Tpr) menggelar pameran alutsista di halaman Makodam XII/Tpr selama 13-15 Desember 2014. Kegiatan pameran dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika Tahun 2015.
Dalam sambutan Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Toto Rinanto yang dibacakan Kasdam XII/Tpr, Brigjen TNI Aris Martono Haryadi mengatakan kegiatan pameran alutsista yang diselengggarakan oleh Kodam XII/Tpr diharapkan dapat menjadi media komunikasi dan interaksi antara TNI dengan rakyat untuk mempererat kemanunggalan TNI-Rakyat yang sudah terbina dengan baik selama ini.
"Pameran alutsista kali ini sebagai ajang untuk memberikan pengetahuan dan wawasan kepada masyarakat, kepada anak-anak kita untuk menumbuhkan kecintaan kepada bangsa Indonesia melalui gambaran tentang dunia kemiliteran," ujarnya saat membuka pameran alutsita di Halaman Makodam XII/Tpr. Sabtu (13/12).
Ia mengatakan melalui moment tersebut, masyarakat terutama anak-anak dapat diberikan wawasan dan pengetahuan yang baik agar timbul rasa bangga terhadap bangsanya sendiri. (MC.Kubu Raya/Wulan)           

Sosialisasi UMKM Masih Minim

Kubu Raya  - Anggota DPRD Kubu Raya Hamdan menyayangkan minimnya sosialisasi Pemkab Kubu Raya kepada para UMKM untuk mendapatkan legalitasnya berupa perijinan. Sehingga tidak heran masih banyak pelaku UMKM di Kubu Raya yang masih belum memiliki perijinan.

    “Mestinya Pemkab Kubu Raya melalui instansi terkait gencar melakukan sosialisasi hingga ke tingkat bawah,” katanya, Selasa (12/11).

    Karena kita tahu UMKM ini merupakan salah satu tulang punggung untuk mendorong roda perekonomian daerah Kubu Raya. Jadi, sangat disayangkan mereka memiliki usaha namun tidak memiliki legalitas berupa perijinan,” tuturnya.

    Menurutnya, jelas ini akan berpengaruh dengan permodalan, kualitas produk, packaging hingga pemasaran. Jika, UMKM telah ada legalitasnya maka untuk hal-hal yang dikhawatirkan seperti permodalan hingga pemasaran, tidak akan dikhawatirkan lagi, karena dasarnya sudah kuat,” terangnya.
    Program yang digaungkan namun implementasi tidak sampai ke sasaran yang dituju. Padahal, sektor yang digeluti UMKM seperti bidang industri kreatif, informatika, kerajinan tangan, industri rumah tangga, dan sebagainya dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada.(MC. Kubu Raya/Wulan)   

Sebelas Puskesmas Kubu Raya Layani Rawat Inap

Kubu Raya - Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus, mengatakan, dari 20 Puskesmas di Kubu Raya ada 11 Puskesmas yang sudah ditingkatkan statusnya sebagai Puskesmas rawat inap dalam rangka  Momentum hari Kesehatan ke-50.
  
    “Hal itu diperlukan sebagai langkah untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” katanya dalam acara Apel di Halaman Rumah Sakit Kartika, Jl Adisucipto, Rabu, (12/11)

    Ia menekankan peningkatan pelayanan kesehatan tentu juga harus dibarengi dengan kebutuhan petugas pelayan kesehatan. Tenaga pelayanan kesehatan di Kubu Raya masih terjadi kekurangan. “Hal itu barangkali dampak dari kegagalan dalam merekrut Calon Pegawai Negeri Sipil berapa tahun yang lalu,” ujarnya.

    “Namun, kita tetap berupaya untuk melakukan upaya peningkatan pelayanan kesehatan dengan cara membangun sarana dan prasarana kesehatan seperti Pulesmas dan Puskesmas Pembantu (Pustu),” ujarnya.

    Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya dr. Berli mengatakan momentum Hari Kesehatan Nasional ini merupakan  pelayanan kepada masyarakat, bukan hanya memberikan pengobatan, kepada masyarakat, akan tetapi juga akan mengedepankan program-program yang bersifat promotif dan preventif
 
    Hal itu berarti bagaimana masyarakat secara mandiri meningkatkan derajat kesehatannya dengan terlebih dahulu mereka menyadari bahwa kesehatan merupakan kebutuhan.(MC. Kubu Raya/Wulan)

BPN Kesulitan Mendata Lahan


KUBU RAYA - Kepala BPN Kabupaten Kubu Raya, Firdaus menyatakan, pihaknya kesulitan mengumpulkan data lahan yang dimiliki masyarakat karena masih banyak yang enggan untuk menyampaikan data tersebut.

"Padahal kita bertujuan agar BPN dapat terbantu dalam memonitor daerah yang memiliki masalah tumpang tindih. Jadi masyarakat juga harus membantu BPN dan kalau lahan di daerah tersebut tidak jelas maka jangan coba-coba masyarakat masuk ke daerah itu, banyaknya kesalahan ini karena dulunya tidak dipetakan sehingga terjadinya tumpang tindih," kata Firdaus, Jumat(12/12).

Menurut dia, pemetaan sebelumnya yang dilakukan tidak dibuat dengan sempurna, maka BPN sendiri mengambil langkah untuk menyelesaikan dan membantu dalam melayani masyarakat kubu raya sebaik-baiknya. Namun dengan adanya keterbatasan personil BPN juga menjadi suatu kendala dalam mempercepat pembenahan masalah tersebut.

"Personel kita hanya 27 orang untuk mengatasi ini kita terpaksa banyaknya pekerjaan-pekerjaan yang masih tertunda, di samping mengatasi tumpang tindih juga dan pelayanan bagi masyarakat, keinginan kami hal ini menjadi normal sesuai dengan SOP yang ada," tuturnya.

BPN Kubu Raya melakukan upaya untuk mengantisipasi tumpang tindih yakni, memasang papan pengumuman, panitia bekerja hingga kelapangan untuk melihat permasalahan, dan juga pemetaan kembali yang terus berjalan hingga saat ini untuk mencegah terjadinya sengketa.

"Kami berharap kepada masyarakat agar dapat teliti dalam kegiatan jual beli, serta dalam pemeliharaan tanah dengan menjaga patok lahannya yang sudah kewajiban sebagai pemohon, dan apabila tanahnya tidak dijaga maka diusahakan sesuai aturan UU Agraria Nomor 5 tahun 1960," kata Firdaus. (MC.Kubu Raya/Wulan)           

Perempuan Berperan Dalam Pembangunan



KUBU RAYA - Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus berharap para perempuan khususnya di Kubu Raya, mampu menunjukan perannya bagi masyarakat, sebagai pejuang pembangunan, sebab ibu sebagai tiang Negara dan juga sebagai cermin kemajuan bangsa dan negara.

Hal itu dikatakannya saat Pengingatan hari Ibu ke-86, pada Kamis (11/12) kemarin dengan tema Kesetaraan Perempuan dan Laki-laki dalam mewujudkan Pembangunan yang Berkelanjutan dan Berkeadilan Menuju Indonesia Berdaulat, Mandiri dan  berkepribadian.

“Peringatan Hari Ibu pada dasarnya dapat mengingatkan kepada kita akan untuk tetap memberikan perhatian, pengakuan akan pentingnya eksistensi peran dan kiprah perempuan dalam berbagai sektor kehidupan,” ucapnya.

Menurut Hermanus saat ini peran perempuan sudah semakin banyak baik dalam pemerintahan maupun dalam politik serta professional, hal tersebut membuktikan bahwa kesetaraan perempuan dengan laki-laki sudah mulai nampak dan hal tersebut harus terus kita perjuangkan bersama-sama.

Ia menilai melalui Peringatan Hari Ibu dapat mendorong meningkatkan kesetaraan peran perempuan dan laki-laki dalam mengisi kemerdekaan serta pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan demi mewujudkan tujuan kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.(Mc.Kubu Raya/Wulan)