Antisipasi Atas Meningkatnya Titik Api

KUBU RAYA - Kendati belum lama ini BMKG Supadio Pontianak mencatat terjadi pengurangan jumlah titik api disejumlah wilayah Kalbar, namun pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (DPDB) Kubu Raya, akan terus mengantisipasi sekaligus pemadaman titik api yang masih tersebar di sejumlah daerah di Kubu Raya.
 
    Kalau saya lihat, secara umum, sebaran jumlah titik api itu fluktuatif, berdasarkan laporan dari lapangan titik api di Kubu Raya lumayan banyak yakni terdapat 28 titik api terutama yang berada disekitar kawasan Sungai Ambawang padahal sebelumnya jumlah titik api Kubu Raya hanya sekitar 19 tititk saja,” ucap Juliansyah, Kepala BPBD Kubu Raya, Selasa (5/8/2014).

    Selain melakukan aksi langsung memadamkan titik api dilapangan, upaya lain yang dilakukan BPBD Kubu Raya yakni memberikan penyuluhan langsung kemasyarakat dengan menghimbau masyarakat agar tidak membakar lahan disaat musim kemarau seperti sekarang.

   “Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar bisa turut berkontribusi dalam meminimalisir tingkat kebakaran hingga saat ini kita juga telah memasang baliho-baliho dibeberapa titik terutama kawasan yang terdapat lahan kosong, baliho tersebut berisi imbauan bagi warga agar tidak membakar sampah sepanjang kemarau seperti sekarang,” jelasnya.

    Soal penyebab kebakaran, Juliansayah mengatakan kebakaran lahan yang terjadi disebabkan banyak faktor. Seperti kesengjaan oknum warga yang membakar saat musim kemarau. Juga dipicu spesifikasi atau jenis tanah gambut di sebagai besar wilayah Kubu Raya membuat potensi kebakaran lebih mudah terjadi.

    Melihat bnyaknya titik api yang ditimbulkan di Kubu Raya membuat Bupati Kubu Raya, Rusman Ali menghimbau masyarakat Kubu Raya agar tidak membakar lahan saat musim kemarau. Selain  masyarakat Rusman Ali mengatakan para developer yang akan melakukan pembangunan perumahan di Kubu Raya agar sementara waktu tidak melakukan pembakaran lahan.

     Agar imbauan ini berjalan maksimal, tidak menutup kemungkinan dalam waktu dekat saya atau melalui turun kelapangan untuk memantau titik-titik rawan terjadinya kebakaran dan saya harap imbauan untuk tidak membakar lahan bisa segera dipatuhi,” pungkasnya.(MC. Kubu Raya/Wulan)

0 komentar:

Posting Komentar