Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Lahan Gambut Memberi Manfaat Bagi Petani

Kubu Raya - Badan perencnaan Pembangunan National (Bappenas) akan memberikan paparan tentang pengelolaan manfaat lahan gambut kepada para petani dikecamatan Rasau Jaya.

       Agenda bertajuk pertemuan ICCTF (Indonesia Climate Cange Trust Fund) itu di hadiri peneliti dan Dirjen dari Bappenas yakni Prof . Yanto dan Dirjen DR.Ir. Haryanto,M.Sc 

      “Lahan gambut menjadi perhatian dari pemerintah dan masyarakat internasional karena manfaat dan fungsi yang sangat penting bagi lahan pertanian maupun sebagai penyangga kualitas lingkungan tidak sejalan sebab dalam pengolahan lahan gambut seringkali menimbulkan dampak lingkungan bila pengolahan melibatkan perambahan dan pembakaran lahan” Ujarnya peneliti Bappenas Prof. Tanto. (kamis/21/2014).


      Prof. Yanto mengatakan saat ini  luas tanah gambut di indonesia sekitar 14,9 juta ha dan tersebar di pulau Kalimantan, Sumatra, papua. Luas tersebut hampir sama dengan luas Kalbar 14,7 Juta ha. Di kalimantan Barat Luas lahan gambut sekitar 1,68 juta ha atau sekitar 11, 4 persen dari total luas lahan Provinsi.

     Sementara Dirjen Bapennas, DR. Ir. Haryono,M.Sc menyatakan kegiatan ini dimasudkan untuk memberi pemahaman yang baik bagi masyarakat petani agar terus berupaya mengelola sesuai dengan fungsi dan manfaatnya sehingga tidak dampak negatif bagi lingkungan hidup. ”yang akhirnya membawa manfaat yang baik bagi masyarakat luas terutama bagi petani” Ujarnya.

    Bupati Kubu Raya Rusman Ali dalam sambutannya yang dibacakan wakil Bupati Kubu Raya Hermanus mengatakan Pemkab Kubu Raya mengapresiasi adanya pertemuan ICCTF kepada para petani khususnya di Rasau Jaya. “ini sangat penting dan bermanfaat bagi para petani, peneliti dan pengaku kepentingan di Kubu Raya” Ujarnya.

     Bupati berharap agar implementasi dari penelitian tersebut dan dapat dijadikan sebagai sumber ilmu pengetahuan yang dapat dengan mudah diterima dan digunakan untuk memajukan pengelolaan pertanian di Kubu Raya, mengingat Kubu Raya saat ini mengedepankan sektor pertanian sebagai penggerak perekonomian daerah sebagaimana yang yang menjadi visi dan misi Kubu Raya adalah untuk mencapai kemandirian pangan di Kbupaten Kubu Raya.
(MC/Kubu Raya/Ydi)

Antisipasi Atas Meningkatnya Titik Api

KUBU RAYA - Kendati belum lama ini BMKG Supadio Pontianak mencatat terjadi pengurangan jumlah titik api disejumlah wilayah Kalbar, namun pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (DPDB) Kubu Raya, akan terus mengantisipasi sekaligus pemadaman titik api yang masih tersebar di sejumlah daerah di Kubu Raya.
 
    Kalau saya lihat, secara umum, sebaran jumlah titik api itu fluktuatif, berdasarkan laporan dari lapangan titik api di Kubu Raya lumayan banyak yakni terdapat 28 titik api terutama yang berada disekitar kawasan Sungai Ambawang padahal sebelumnya jumlah titik api Kubu Raya hanya sekitar 19 tititk saja,” ucap Juliansyah, Kepala BPBD Kubu Raya, Selasa (5/8/2014).

    Selain melakukan aksi langsung memadamkan titik api dilapangan, upaya lain yang dilakukan BPBD Kubu Raya yakni memberikan penyuluhan langsung kemasyarakat dengan menghimbau masyarakat agar tidak membakar lahan disaat musim kemarau seperti sekarang.

   “Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar bisa turut berkontribusi dalam meminimalisir tingkat kebakaran hingga saat ini kita juga telah memasang baliho-baliho dibeberapa titik terutama kawasan yang terdapat lahan kosong, baliho tersebut berisi imbauan bagi warga agar tidak membakar sampah sepanjang kemarau seperti sekarang,” jelasnya.

    Soal penyebab kebakaran, Juliansayah mengatakan kebakaran lahan yang terjadi disebabkan banyak faktor. Seperti kesengjaan oknum warga yang membakar saat musim kemarau. Juga dipicu spesifikasi atau jenis tanah gambut di sebagai besar wilayah Kubu Raya membuat potensi kebakaran lebih mudah terjadi.

    Melihat bnyaknya titik api yang ditimbulkan di Kubu Raya membuat Bupati Kubu Raya, Rusman Ali menghimbau masyarakat Kubu Raya agar tidak membakar lahan saat musim kemarau. Selain  masyarakat Rusman Ali mengatakan para developer yang akan melakukan pembangunan perumahan di Kubu Raya agar sementara waktu tidak melakukan pembakaran lahan.

     Agar imbauan ini berjalan maksimal, tidak menutup kemungkinan dalam waktu dekat saya atau melalui turun kelapangan untuk memantau titik-titik rawan terjadinya kebakaran dan saya harap imbauan untuk tidak membakar lahan bisa segera dipatuhi,” pungkasnya.(MC. Kubu Raya/Wulan)

Waspada ISPA dan DBD di Kubu Raya

KUBU RAYA - Kepala Dinas kesehatan Kubu Raya, dr Berli mengatakan sejak beberapa bulan terakhir jumlah ISPA di Kubu Raya kian meningkat dibanding hari-hari biasanya. “Banyaknya kabut asap ditambah dengan mulai adanya indikasi masuk musim kemarau membuat kasus ISPA beberapa waktu terakhir kian meningkat, kalau dikalkulasikan peningakatannya sekitar 20 persen dibanding hari-hari biasanya,” Kata Berli, Selasa (6/8/2014).

     Kendati anak-anak rentan terkena ISPA di Kubu Raya, kata Berli, saat ini kasus ISPA lebih banyak menyerang orang dewasa. Terutama
bagi masyarakat yang sering beraktifitas di luar rumah tanpa menggunakan pengamanan maksimal seperti masker dan sejenisnya.
     Bagi warga yang terkena ISPA sebaiknya harus bisa langsung dibawa ke tenaga medis untuk meridapatkan penanganan maksimal. 

Apalagi bagi balita yang terkena ISPA sebaiknya memang langsung dibawa ke tenaga kesehatan dan diberikan antibiotik sehingga penanganan yang dilakukan bisa maksimal," paparnya.
    Selain mengingatkan setiap warga, agar bisa lebih disiplin Berli juga mengingatkan upaya lain yang dilakukan pihaknya untuk menekan jumlah kasus ISPA. Yakni dengan terus melakukan penyuluhan kesehatan di tempat pelayanan kesehatan yang terdapat disetiap kecamatan di Kubu Raya.

     Tak hanya ISPA, dalam kesempatan sarna, pria yang juga menjabat sebagai ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) KaIbar ini mengatakan, saat ini terdapat peningkatan kasus DBD di Kubu Raya.
"Secara keseluruhan hingga sekarang sudah terdata sekitar 105 warga di Kubu Raya yang terkena DBD dan tiga diantaranya meninggal dunia," ucapnya.
     Kendati sudah tiga warga yang meninggal akibat DBD, pihaknya belum rnemberikan pernyataan Kejadian Luar Bisa (KLB) pada kasus DBD di Kubu Raya. Karena pada tahun 2009 lalu Kubu Raya juga sempat mengalami peningakatan jumlah kasus, yakni lima warga yang meninggal akibat DBD.
  
      Berdasarkan data yang dimiliki tahun 2009 lalu, terdapat peningkatan kasus DBD dimana lima warga meninggal. Makanya walaupun kasus DBD saat ini meningkat tetapi kami belum menetapkan KLB dan dari semua kecamatan, yang warganya cukup banyak terkena DBD yakni di Kecamatan Sungai Raya, Sungai Ambawang dan Sungai Kakap, ujarnya.(MC. Kubu Raya/Wulan)

Wacana Pembangunan Tol Kapuas III

Kubu Raya – Pemerintah Kubu Raya mendukung pembangunan Jembatan Kapuas III, Menurut Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus pembangunan Jembatan Kapuas III memang sudah menjadi kebutuhan untuk masa yang akan datang, ujarnya di Sui Raya  (Rabu/6/14)

    “memang jembatan Kapuas III ini dibutuhkan dalam rangka mengatasi kecamatan maupun sebagai jalur lintas menuju luar kota. Karena harus diperjuangkan secara bersama-sama”. Katanya

     Jembatan Kapuas ini menjadi permintaan dari semua pihak maupun masyarakat Kalbar seiring dengan sering terjadinya tabrakan terhadap jembatan Kapuas 1 yang berdampak pada kemacetan. Kabarnya Jembatan Kapuas III tersebut akan di bangun di sekitar Desa Sungai Rengas Kecamatan Sungai Kakap yang biasanya di sebut dengan TPI.

      Rapat-rapat sudah seiring dilakukan untuk persiapan kesana Termasuk lokasinya mana yang tepat dengan melihatberbagaii aspek, Termasuk pembebasan lahan jika memang itu ada yang terkena semuanya masih belum final Jadi kita tunggu perkembangan dan pembahasan selanjutnya”, ujarnya.
(MC/Kubu Raya/Ydi)

Pasca Libur Lebaran, Wabup KKR Sidak SKPD

Kubu Raya - Hari pertama masuk kerja, Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus, menggelar inspeksi mendadak (sidak) di lingkungan Pemda Kubu Raya. “Sudah 90-92 persen PNS yang masuk,” katanya di Kantor Satpol PP, Senin (4/8/2014).

Saat mengunjungi Dinas Komunikasi dan Informatika dan Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) yang bertempat di Gedung Pramuka, terlihat Hermanus menyapa para pegawai sambil bersalaman dan saling maaf-maafan. Mereka tampak hangat dalam suasana tersebut.

Dikatakan Hermanus, hari pertama masuk Kerja biasanya ada beberapa pegawai yang memilih untuk menambah sendiri libur sehingga tidak masuk, ada juga yang belum pulang karena masih berada di luar provinsi mengunjungi keluarga. “Berkaitan dengan tingkat kedisiplinan PNS pada Pasca Liburan Lebaran ini tingkat kehadiran PNS di hari pertama bekerja ini hingga 90% karena pada sektor-sektor pelayanan yang sudah dilaksanakan sidak telah beraktivitas seperti biasa,” katanya.

“Meski demikian saya tegaskan bagi pegawai yang malas sanksinya jelas. Yang tidak datang hari ini jelas akan dikenai sanksi sesuai aturan disiplin kepegawaian,” ungkap Hermanus. (MC. Kubu Raya/Andy)

Mahasiswa Kubu Raya Dambakan Asrama

KUBU RAYA - Memasuki bulan Agustus menjadi saat-saat yang menegangkan bagi Mahasiswa Kabupaten Kubu Raya yang bertempat tinggal di asrama Mahasiswa Kabupaten Kubu Raya. Hal itu dikarenakan akan habisnya masa kontrak bangunan yang selama ini menjadi tempat tinggal Mahasiswa Kubu Raya. Asrama tersebut berstatus kontrak milik pribadi salah satu warga. “Pendirian bangunan asrama mahasiswa yang direncanakan Pemkab Kubu Raya hingga sekarang tak kunjung tiba,” ungkap Mar’a, salah seorang mahasiswa KKR asal Terentang. (Minggu, 3/8/2014)

      Menurut mahasiswa yang tergabung dalam Perhimpunan Mahasiswa Kubu Raya (Primaraya), hal itu akan menjadi semakin buruk ketika mereka harus menerima kenyataan pahit bahwa ada kabar dari pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Kubu Raya untuk Bulan April 2015 kedepan pihak Pemda Kubu Raya tidak mengalokasikan dana untuk penyewaan Asrama.

       Perlu diketahui bahwa demi terselenggaranya momen Pilkada Kubu Raya beberapa waktu lalu, Pemda KKR mengeluarkan dana kurang lebih Rp. 17 milar. Sementara nasib para mahasiswa tersebut tidak ada yang menjamin apakah bisa tetap tinggal di asrama atau harus keluar dari rumah tersebut.

      Sejujurnya mereka merasa iri ketika melihat asrama Kabupaten Pontianak, Mess Kabupaten Sambas, Asrama Natuna, Mess Ketapang yang terlihat megah dan mewah dengan fasilitas lengkap. Bahkan mereka melihat Asrama Kayong Utara yang merupakan Kabupaten baru terlihat lebih megah dan mewah. Hal itu menunjukan Pemerintah daerahnya sangat peduli dengan mahasiswanya,” ujar mahasiswa Kubu Raya. (MC. Kubu Raya/Wulan)

Segera Mungkin Diadakan Manasik

KUBU RAYA - Asisten II Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial Setda Kabupaten Kubu Raya, Odang Prasetyo menjelaskan, setelah Hari Raya Idul Fitri, Pihaknya akan segera menyiapkan manasik haji bagi para calon jamaah haji di Kabupaten Kubu Raya. Senin (4/8/2014) 

    Seperti tahun-tahun sebelumnya, salah satu tujuan utama dilakukan manasik haji yakni untuk memberikan pengetahuan bagi para calon jamaah haji dan pelaksanaan ibadah haji sesuai syariah, dan merupakan hak yang tidak bisa diabaikan bagi seorang muslim yang akan melaksanakan ibadah haji, dilakukan sebelum perjalanan haji,” paparnya.

    “Dari data yang telah masuk, semua calon jamaah setahu saya sudah lunas, namun kita sudah mengantisipasi barang kali saja nanti saat hari keberangkatan, ada jamaah yang terpaksa batal berangkat telah kita siapkan calon penggantinya sesuai dengan nomor urut daftar tunggu jamaah haji yang telah terdaftar,” ucapnya.

    Sebagaimana diberitakan sebelumnya tahun 2014 ini daftar tunggu jamaah haji Kubu Raya meningkat menjadi 2.772, sebelumnya pada tahun 2013 lalu daftar tunggu calon jamaah haji hanya sekitar 2.467 orang.

    Berdasarkan data yang diperolehnya, kata Odang saat ini untuk tingkat Provinsi total yang akan berangkat yakni sekitar 1.872      orang, dari jumlah tersebut jumlah jamaah Kubu Raya yang akan berangkat tahun 2014 sekitar 228 orang.(MC. Kubu Raya/Wulan)

Permudah Perizinan Pembangunan Perumahan di kabupaten Kubu Raya

 KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya Rusman Ali menyatakan dalam waktu dekat pihaknya akan memebrikan kemudahan dalam pengurusan peizinan bagi pengembang perumahan untuk mempercepat pertumbuhan pembanguana di Kabupaten yang dipimpinnya.

     “Kita akan terus mendukung pembangunan kawasan perumahan di sejumlah titik di Kubu Raya. Belum lama ini saya sudah berkoordinasi dan berencana bekerja sama dengan pengurus DPD Real Estate Indonesia (REI) Kalbar untuk membangun perumahan bagi masyarakat di Kubu Raya khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),” katanya. Senin (4/8/2014)

     Untuk meningkatkan pembangunan di Kubu Raya, kita akan mendatangkan investor yang akan membangun kawasan perumahan bagi masyarakat, agar masyarakat berpenghasilan rendah juga bisa menikmati dan memiliki rumah makanya kita berencana untuk memfasilitasi membangun kawasan perumahan dengan tipe 36,34 dan sejenisnya, tuturnya.

     Lokasi pembangunan kawasan perumahan kawasan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kubu Raya, Rusman Ali mengatakan belum bisa memberikan informasi secara detai soal letak pembangunan kawasan perumahan tersebut.

     Meski belum bisa memberikan keterangan soal letak pembangunan kawasan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, namun kata Rusman Ali, pihaknya akan berupaya mencari tempat yang belum banyak atau padat penduduk sehingga pembangunan perumahan di Kubu Raya semakin merata.(MC. Kubu Raya/Wulan)

Kurikulum Siap Diimplementasikan

 KUBU RAYA - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kubu Raya, M Yunus mengatakan, Kubu Raya akan menjadi salah satu daerah yang telah memiliki kesiapan penerapan kurikulum pendidikan 2013. Senin (4/8/2014)

    “Saat sosialisasi implementasi kurikulukm 2013 beberapa waktu yang lalu yang disampaikan langsung Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, saya yakin kurikulum 2013 dapat dipahami dengan mudah oleh guru maupun para siswanya. Sehingga saya yakin Kubu Raya akan siap menerapkan kurikulum pendidikan 2013,” kata M. Yunus.

    Ia mengaku optimis, seluruh sekolah di kabupaten termuda di Kalbar ini sudah bisa mnerapkan kurikulum pendidikan 2013 seiring rampungnya sosialisasi yang dilakukan kepada para guru beberapa waktu lalu.

    Menurutnya dalam mengaplikasikan kurikulum 2013 ini, pihak tidak menemukan kendala, lantaran kurikulum 2013 ini lebih mudah untuk dipahami baik itu untuk siswa maupun tenaga pengajarnya sendiri.

    “Saya rasa dengan kurikulum 2013 ini guru merasa lebih enak menyampaikan materi-materi pembelajaran kepada siswa-siswanya dibandingkan dengan program Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang lalu,” ujarnya.

    Dengan diimplementasikannya kurikulum 2013 tersebut, target pembelajaran menjadi harapan dari perubahan kurikulum ini, sehingga bisa dijalankan dengan baik, dan mampu menciptakan sumber daya manusia berkualitas.(MC. Kubu Raya/Wulan)

Bupati Memberikan SP Kepada Setiap PNS yang Bolos Pasca Libur Lebaran

Kubu Raya  – Bupati Kubu Raya, Rusman Ali menyatakan memberikan sanksi tegas untuk para PNS yang bolos kerja tanpa alasan yang jelas pasca libur Lebaran tahun ini.

 “Saya dan tim saya akan melakukan sidak langsung kepada sejumlah SKPD yang ada di Kubu Raya. Hasilnya, kita masih menemukan beberapa pegawai yang belum masuk bekerja setelah libur Lebaran tanpa alasan yang jelas”, Ujarnya, Rusman Ali (Senin,4/8/14)

    Di tempat yang sama SEKDA Kubu Raya, Husein Syawiek menuturkan, masih ada pegawai yang tidak masuk dengan alasan  kami akan memberikan teguran dan peringatan, untuk PNS yang tidak masuk kerja tanpa kabar berita akan di kenakan SP, ujarnya

     Sidak yang di lakukan ini sekaligus memberikan evaluasi kinerja Kadis, Kabid, dan kasi serta para staf kepada setiap SKPD masing-masing, kedepan kita akan melakuan evaluasi kembali terhadap kinerja pegawai di setiap SKPD agar program kerja di setiap SKPD dan pemkap Kubu Raya berjalan maksimal dan tepat sasaran, ujarnya. (MC/Kubu Raya/Ydi)

Dinas Komunikasi Dan Informatika Telah Kecurian

Kubu Raya - Dinas Komunikasi Dan informatika Kabupaten Kubu Raya dibobol maling saat ditinggal cuti libur Idul Fitri, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kubu Raya Ir. Suharydi mengatakan saat menjelang libur Jumat/28/14 semua pintu sudah di kunci rapat saat ditinggal cuti libur Lebaran, ujarnya (senin/4/14).

      Komplotan pencurian ini mencuri dengan cara membengkas satu pintu di Dinas Komunikasi dan Informatika, diduga komplotan pencurian ini berkisar lebih dari dua orang.

    Menurut Kepala Dinas Komunikasi Dan Informatika, Untuk Saat ini dipastikan hilang adalah TV 32” 1 unit sementara yang lain masih aman, untuk informasi lebuh lanjut kami telah melaporkan kasus ini kepihak yang berwajib. (MC/Kubu Raya/Ydi)